2.304 Mahasiswa Baru Unpad dari Jalur SNMPTN Registrasi

2.304 Mahasiswa Baru Unpad dari Jalur SNMPTN Registrasi

Sebanyak 2.304 calon mahasiswa Unpad dari Jalur SNMPTN melakukan registrasi. (foto - unpad.ac.id)

Bandung - Sebanyak 2.304 calon mahasiswa yang diterima di Universitas Padjadjaran (Unpad) lewat jalur Seleksi Nasional  Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), mulai melakukan registrasi. Registrasi berlangsung  di Aula Grha Sanusi Hardjadinata Jalan Dipatiukur 35 Bandung, Selasa (8/5/2018).

Menurut Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Dr. Wawan Hermawan M.S., seleksi administratif tersebut digelar hanya satu hari. Artinya, seluruh calon mahasiswa dari jalur SNMPTN akan melaksanakan registrasi di hari yang sama.

Mengantisipasi membludaknya calon mahasiswa, Unpad telah mempersiapkan 36 meja pelayanan. Dengan banyaknya meja registrasi, diharapkan pelayanan bisa lebih cepat. Wawan menargetkan, proses registrasi hanya membutuhkan waktu 10 - 15 menit untuk satu calon mahasiswa.

"Kita atur antrean yang masuk ke Grha Sanusi. Satu kali masuk bisa 800 orang. Kita targetkan 10 - 15 menit dia sudah dapat Kartu Tanda Mahasiswa,” kata Wawan seperti dilansir di laman unpad.ac.id. Registrasi meliputi verifikasi berkas persyaratan yang harus dibawa calon mahasiswa, menetapkan Nomor Pokok Mahasiswa, serta melakukan foto dan cetak Kartu Tanda Mahasiswa. 

Sebelumnya, calon mahasiswa yang dinyatakan diterima di jalur SNMPTN melakukan pengisian biodata dalam jaringan (online), mengisi survei yang diberikan Unpad, serta mengisi berbagai kelengkapan administratif lainnya.

Selain mendapatkan Kartu Tanda Mahasiswa, calon mahasiswa juga akan diikutsertakan pada keanggotaan BPJS. Ini dilakukan sebagai upaya Unpad dalam memberikan pelayanan maksimal kepada mahasiswa.

Disebutkan, dari 2.304 orang, sekitar 400 calon mahasiswa mendaftar pada program bantuan Bidikmisi. Pihaknya tengah melakukan verifikasi terhadap pendaftar Bidikmisi. Proses ini bertujuan agar penerima Bidikmisi sesuai dengan hakikatnya.

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Dr. Arry Bainus M.A. mengatakan, jika calon mahasiswa tidak melakukan registrasi status kelulusannya dianggap batal. "Kita membatalkan kelulusan, karena registrasi SNMPTN ini hanya satu kali tanggal 8 Mei ini. Tidak ada tambahan waktu,” katanya.

Pembatalan juga ditetapkan bagi calon mahasiswa yang ketahuan mengikuti ujian SBMPTN di hari yang sama. Selain status calon mahasiswa dicabut, sekolah asalnya juga akan diberikan sanksi. "Lulusannya jelas dibatalkan, baik di SNMPTN dan SBMPTN, karena sudah tidak jujur,” tegas Arry. (Jr.)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,