Warga Bandung Gelar 'Malam 1000 Lilin' Kecam Terorisme

Warga Bandung Gelar 'Malam 1000 Lilin' Kecam Terorisme

Aksi 'Malam 1001 Lilin' di depan gedung Sate Bandung. (foto - @HenyFirdawati)

Bandung - Ratusan warga uang diinisiasi Aktivis '98 menggelar aksi keprihatinan atas ulah teroris di Mako Brimob dan 3 gereja Surabaya, di depan Gedung Sate Kota Bandung, Minggu (13/5/2018) malam.

Aksi bertajuk "Malam 1000 Lilin" tersebut diikuti ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat. Antara lain aktivis reformasi, mahasiswa, tokoh agama, organisasi masyarakat serta tak ketinggalam relawan Hasanah.

Sambil menundukkan kepala dan memegang lilin menyala, mereka berdoa dan mengecam keras aksi terorisme yang terjadi di dua daerah tersebut. Dalam orasinya, koordinator aksi Rafael Situmorang menyatakan tidak takut terhadap aksi teror yang dilancarkan sejumlah pihak yang tak bertanggung jawab.

"Kami mengutuk keras peristiwa yang terjadi di Mako Brimob dan aksi pemboman yang terjadi di tiga gereja di Surabaya tadi pagi," kata Rafael.

Massa yang hadir juga meneriakkan 'Kami Tidak Takut'. Tak hanya menyalakan lilin, massa juga menyanyikan lagu 'Indonesia Raya', 'Satu Nusa Satu Bangsa' dan mendoakan para korban yang meninggal karena peristiwa di Rutan Mako Brimob dan Surabaya.

"Aksi tersebut untuk menggugah kembali, rasa kemanusiaan di atas segala-galanya, di atas perbedaan suku, agama, ras dan antargolongan," tegas Rafael dalam orasinya.

Menurut Rafael, pihaknya ingin menumbuhkan kembali sikap toleransi di tengah masyarakat. Pasalnya, sikap intoleransi menjadi bibit-bibit terorisme dan radikalisme. "Dengan acara malam ini, kami ingin menggugah kembali sikap kemanusiaan dan toleransi warga Bandung dan sekitarnya," katanya.

Sementara itu, anggota tim pemenangan calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua TB Hasanuddin - Anton Charliyan (Hasanah), Dwiputro Ariswibowo mengatakan, sayap PDI Perjuangan yang ikut dalam aksi itu antara lain BMI (Banteng Muda Indonesia), Repdem (Relawan Perjuangan Demokrasi), Pospera (Posko Perjuangan Rakyat).

Selain itu, Bamusi (Baitul Muslimin Indonesia) Pena 98 (Persatuan Nasional Aktivis 98), GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), Asosiasi Pendeta Jabar, GP Ansor (Gerakan Pemuda Ansor) serta Banser NU (Bantuan Serbaguna Nahdatul Ulama). "Kami semua turut berduka sedalam-dalamnya atas tragedi tersebut," kata Dwiputro. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,