Bom Disita dari Rumah Teroris Surabaya dan Sidoarjo 1 Truk

Bom Disita dari Rumah Teroris Surabaya dan Sidoarjo 1 Truk

Bom dan bahan peledak lainnya yang disita dari rumah teroris Surabaya dan Sidoarjo lebih satu truk. (foto - ist)

Surabaya - Pihak kepolisian melakukan penggeledahan di rumah para pelaku pemboman  di Surabaya dan teroris Sidoarjo. Dari penggeledahan ditemukan rangkaian bom sebanyak hampir satu truk.

"Sudah dikumpulkan, lalu didisposal untuk dijadikan barang bukti. Rangkaian itu tidak didisposal dulu, tapi masih disimpan di Mako Brimob karena jumlahnya banyak," kata Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera saat jumpa pers di Mapolda Jatim, Rabu (16/5/2018).

"Jumlahnya banyak. Pagi tadi dibawa ke Watu Kosek, kalau sudah didisposal baru kami detailkan. Barang bukti terlalu banyak, lebih dari satu truk," tegas Barung.

Penemuan itu seusai Densus 88 menemukan satu koper bom pipa yang berjumlah total 54 bom yang sudah dijinakkan. Dalam satu truk tersebut, terdiri atas ratusan rangkaian bom yang ditemukan dari rumah pelaku pengeboman, rumah para teroris yang ditangkap atau rumah kontrakan teroris yang telah dilumpuhkan polisi.

Namun demikian, saat ditanya detail jumlahnya, Barung mengatakan belum bisa memastikan jumlahnya karena hingga saat ini bom tersebut belum didisposal atau dijinakkan. Saat ini satu truk bom tersebut dibawa ke Markas Brimob Watu Kosek Mojokerto untuk didisposal. Pengiriman sudah dilakukan sejak pukul 07.30 WIB.

Sementara itu, polisi meledakkan bom yang ditemukan di rumah kontrakan Tri Murtiono, pelaku pengeboman di Polrestabes Surabaya. Dari puluhan bom yang ditemukan, hanya tiga bom yang diledakkan. Peledakan dilakukan di jalan di dekat rumah Tri.

"Hanya tiga yang diledakkan karena tiga bom tersebut daya ledaknya tidak besar," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan. Puluhan bom lainnya juga akan diledakkan, tapi lokasi peledakan tidak berada di area di dekat rumah Tri.

Disposal atau peledakan bom tersebut dilakukan di tempat terbuka, di lokasi yang biasa digunakan untuk latihan militer Kodim 813 Surabaya Timur. "Karena bom yang lain berdaya ledak besar, sehingga nanti diledakkan di sana," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,