Densus Tangkap Dua Terduga Teroris di Klojen Kota Malang

Densus Tangkap Dua Terduga Teroris di Klojen Kota Malang

Penangkapan dua terduga teroris di Jalan Gading Pesantren Kecamatan Klojen Kota Malang, Kamis 17 Mei 2018 malam.

Malang - Tim Densus 88 Antireror Mabes Polri menangkap dua terduga teroris berinisial IN (21) dan ARH (21) di Jalan Gading Pesantren Blok III Nomor 1 Kelurahan Gading Kasri Kecamatan Klojen Kota Malang, Kamis (17/5/2-18) malam.

Berdasarkan informasi, penangkapan tersebut dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ini kedua terduga teroris telah diamankan petugas untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Salah satu keluarga terduga teroris, Mualim (60) mengatakan, dirinya memang sempat melihat keponakannya itu dibawa oleh tim Densus. "Iya memang dibawa tadi saya lihat," katanya. Saat itu, ia juga mendapat informasi dari Kapolsek setempat jika penangkapan itu untuk keperluan pengembangan.

Menurut Mualim, kedua terduga teroris yang diamankan tersebut merupakan kakak beradik. IN sebelumnya tinggal selama dua tahun di Surabaya dan bekerja sebagai pedagang cilok. "Baru pulang kemarin karena ibunya meninggal dunia. Baru saja 7 hari-nya," katanya.

Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, dirinya hanya menyebutkan jika hanya ada satu terduga teroris yang diamankan di Polres Malang Kota. "Iya, ada satu yang diamankan," katanya.

Sebelumnya, Tim Densus juga menggeledah rumah terduga teroris Hari Sudarwanto di Perum Bukit Singosari Raya Candirenggo Singosari Kabupaten Malang. Penggeledahan dilakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Hari Sudarwanto merupakan terduga teroris yang ditembak mati oleh Densus 88 di Kompleks Perumahan AURI Lemahputro Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu malam. "Penggeledahan dipimpin Katim Densus Mabes Polri Kombes Pol Viktor Alexander. Ada tiga rumah yang digeledah. Tim Labfor Polres Malang turut melaksanakan pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Barung mengatakan, hasil penggeledahan tim Densus mengamankan beberapa barang bukti antara lain 1 unit CPU, 2 buku harian, 1 Name Text Jawa Pos Group JP Book atas nama Hari Sudarwanto. Ia diduga jaringan teroris Budi Satrijo, penyuplai bahan kimia untuk pelaku serangan bom bunuh diri di Surabaya.

"Hari Sudarwanto adalah adik ipar sekaligus jaringan Almarhum Budi Satrijo (Terduga peracik bom), yang tertembak oleh Densus 88 di Perumahan Puri Maharani," kata Frans Barung.

Lurah Candirenggo Singosari, Wiwik Mariyati mengaku diminta untuk mendampingi proses penggeledahan yang dilakukan oleh tim Densus 88. Wiwik menyebutkan, Hari Sudarwanto sudah tinggal selama 18 tahun di rumah tersebut.

Kini, rumah Hari Sudarwanto dipasang garis polisi. Warga maupun keluarga dilarang memasuki rumah itu untuk jangka waktu beberapa hari selama penyelidikan dilakukan. Bahkan, polisi juga menutup pintu rumah Hari dengan kayu yang dipalangkan. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,