Penumpang Batik Air Diringkus Menggaku Bawa Bom di Lombok

Penumpang Batik Air Diringkus Menggaku Bawa Bom di Lombok

Bandara Internasional Lombok Praya Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. (foto - blog)

Lombok - Penumpang Batik Air tujuan Bandara Internasional Lombok Praya Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat - Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng Tangerang berinisial ET, mengaku membawa bom kepada petugas.

Kejadian berawal saat Mela, petugas layanan darat (ground handling) melihat barang bawaan yang mencurigakan yang dibawa oleh ET, penumpang dengan nomor kursi 23A. Namun, saat dimintai keterangan soal isi dari barang bawaan, ET mengatakan membawa bom.

"Mela melakukan klarifikasi hingga dua kali dan ET tetap mengaku isinya bom. Sesuai standar dan tahapan pelayanan, Mela melaporkan kepada petugas keamanan bandara (aviation security/avsec airport) untuk proses lebih lanjut," sebut Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Kamis (17/5/2018).

ET langsung dibawa ke Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) atau disebut KP3. Berdasarkan hasil investigasi, bagasi tersebut tidak berisikan bom atau benda lain yang membahayakan. "Namun, ET tetap harus menjalani proses penyelidikan atas tindakannya itu," tegas Danang.

Meski demikian, operasional berjalan normal dan Batik Air ID 6659 berangkat tepat waktu (on time schedule) sesuai jadwal pada 18.58 Wita. Pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada pukul 19.43 WIB.

Danang mengimbau, kepada seluruh pelanggan dan masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,