Masih Banyak Warga Bandung Menunggak Iuran Sampah

Masih Banyak Warga Bandung Menunggak Iuran Sampah

Operasi Tangkap Tangan (OTT) pembuang sampah sembarangan PD Kebersihan Kota Bandung. (foto - humas)

Bandung - Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana Hadimin mengatakan, hanya 37 persen warga Kota Bandung yang sudah menunaikan kewajibannya membayar retribusi sampah.

Menurut Deni, PD Kebersihan Kota Bandung telah melakukan MoU dengan RW se-Kota Bandung. Hal itu dimaksudkan untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi sampah. 

"Kami sudah melakukan MoU dengan RW se-Kota Bandung, karcis jasa layanan kebersihan nilainya mulai dari Rp 3.000, Rp 5.000 dan Rp 7.000/bulan. Rata-rata kalangan menengah ke atas di Kota Bandung bayar Rp 7.000/bulan," kata Deni, Sabtu (19/5/2018) kepada prfm.  

Disebutkan, sesuai dengan karcis yang masuk ke PD Kebersihan diperoleh data, hanya 37 persen warga Kota Bandung yang membayar biaya retribusi sampah. "Artinya, sebagian besar warga belum bayar," katanya.

Dengan demikian, mulai bulan Mei PD Kebersihan akan menyisir semua RW termasuk hotel, mall maupun tempat komersial lainnya untuk mengoptimalkan pemasukan retribusi sampah. "Penyisiran dilakukan oleh tim gabungan selama tiga bulan, lalu akan dilakukan evaluasi," tegasnya. 

Apabila pemasukan dari retiribusi sampah optimal menurut Deni, total PAD yang diperoleh Pemkot Bandung dari retribusi sampah bisa mencapai puluhan miliar rupiah setiap tahunnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,