Terowongan Tol Cisumdawu Belum Bisa Dipakai Mudik 2018

Terowongan Tol Cisumdawu Belum Bisa Dipakai Mudik 2018

Pengerjaan dua terowongan Tol Cisumdawu terus dikebut. (foto - ist)

Bandung - Terowongan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) Kabupaten Sumedang belum dapat digunakan, sebagai akses jalur mudik dan balik pada Lebaran 2018. Padahal, sebelumnya dua terowongan dengan panjang 472 meter itu ditargetkan bisa digunakan sebagai jalur mudik dan balik.
 
"Belum bisa digunakan sebagai jalur mudik dan balik," kata Kasatker Tol Cisumdawu Wida Nurfaida. Kendala yang dihadapi dalam pembangunan terowongan itu, karena kondisi tanah di tunnel sporadic vulcanic breccia rawan mengalami keruntuhan, sehingga pihaknya harus berhati-hati. 
 
Menurut Wida, kondisi morfologi tanah sudah diprediksi sebelumnya dan diantisipasi hingga meminimalisasi risiko keruntuhan. Progres pembangunan fisik terowongan itu sendiri hingga 20 Mei 2018, sudah melebihi target yang direncanakan. 
 
Meski begitu, karena menghadapi sejumlah kendala, maka terowongan itu belum dapat digunakan. "Progres fisik terealisasi 39,933 persen, rencana 35,851 persen dan deviasi 4.082 persen," katanya. Meski tidak bisa digunakan sebagai akses mudik dan balik Lebaran, pengerjaan kedua terowongan terus dikebut. 
 
"Tunnel kiri sepanjang 398 meter dan kanan 317 meter. Insya Allah bisa dikebut," tegasnya. "Belum bisa digunakan karena tunnel ketemu tanah vulcanic breccia jadi agak sedikit lambat. Biasanya pengerjaan penggalian bisa 50 meter per bulan, kini hanya maksimal 35 meter per bulan," bebernya. 
 
Namun demikian, lanjut Wida, terowongan Tol Cisumdawu dapat selesai pada 17 Agustus 2018 atau hadiah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. "Kita janji akan berikan hadiah kemerdekaan, sehingga sebelum 17 Agustus kita akan selesaikan satu," katanya.

Untuk itu, pihaknya akan terus kebut pembangunan terowongan itu meski sebelumnya sudah dilakukan secara cepat. "Ini mau kita kebut lagi, karena kami punya kewajiban percepatan dan merupakan project strategis nasional," lanjutnya.

Untuk itu, proses pengerjaannya dilakukan selama 24 jam. "Alhamdulillah kami percepat terus termasuk rencana pekerjaan galian tanah di malam hari, selama ini hanya pekerjaan tunnel yang tiga shift atau 24 jam," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,