Badai Alberto Hantam Sejumlah Negara Bagian di Selatan AS

Badai Alberto Hantam Sejumlah Negara Bagian di Selatan AS

Badai Alberto hantam wilayah Alabama, Florida dan Mississippi Amerika Serikat. (foto - @ spann)

Washington DC - Badai subtropis Alberto terjang wilayah selatan Amerika Serikat (AS), yang mengancam batalnya warga menggelar perayaan Hari Pahlawan pada pekan ini. Badai dilaporkan menguat di Teluk Meksiko sejak Minggu dinihari, dan berpotensi bergerak ke arah utara dan timur laut.
 
Seperti dilansir CNN, Selasa (30/5/2018) badai Alberto diprediksi akan menghantam sebagian wilayah di negara bagian Alabama, Florida dan Mississippi pada awal pekan ini. Sejak Minggu malam, Gubernur Florida Rick Scott telah menetapkan status siaga di 67 county di wilayahnya.
 
Hal senada juga dilakukan oleh Gubernur Mississippi Phil Bryant, yang mengizinkan penggunaan Garda Nasional untuk bersiaga 24 jam di titik-titik yang dianggap rawan.
 
Sedangkan Gubenur Alabama, Kay Ivey telah lebih dulu mengeluarkan status waspada pada Minggu pagi, dan memerintahkan 40 county di wilayahnya untuk menyiapkan infastruktur penyelamatan.
 
Pusat Badai Nasional AS mengatakan, badai Alberto memicu hujan deras di wilayah selatan Florida Kepulauan Keys dan bagian barat negara Kuba, yang menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.
 
Pusat Badai Nasional melaporkan, curah hujan diprediksi meningkat drastis di Kuba dan Florida mencapai tinggi 10-15 inci, atau sekitar 25-38 centimeter. Curah hujan sebesar itu berisiko memicu banjir di sebagian besar wilayah tenggara Florida dalam beberapa hari mendatang.
 
Ada pun New Orleans, sebagai kota utama yang berlokasi paling dekat dengan sumbu badai telah menetapkan status waspada lebih awal. Wilayah itu tak hanya terancam banjir, tapi juga angin kencang dan gelombang laut yang ganas.
 
"Saya mengimbau kepada semua orang untuk tetap berlindung di tempat yang aman dan selalu sigap terhadap berbagai informasi terkini," kata Walikota New Orleans, LaToya Cantrell. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,