Setengah Juta Orang Tuntut FIFA Hukum Sergio Ramos

Setengah Juta Orang Tuntut FIFA Hukum Sergio Ramos

Aksi Sergio Ramos saat menjegal Mohamed Salah di final Liga Champions di Stadion Olimpiyskiy Kiev. (foto - AFP)

Jakarta - Aksi membela bintang Liverpool, Mohamed Salah terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya, setengah juta orang telah menandatangani sebuah petisi yang isinya menuntut FIFA menghukum bek Real Madrid, Sergo Ramos.

Salah mengalami cedera bahu saat Liverpool ditekuk 1-3 atas Real Madrid pada laga final Liga Champions di Stadion Olimpiyskiy Kiev, Sabtu 26 Mei 2018. Cederanya winger timnas Mesir tersebut akibat berduel memperebutkan bola dengan Sergio Ramos.

"Sergio Ramos mewakili contoh yang mengerikan kepada generasi pesepak bola di masa mendatang. Meski memenangi pertandingan secara adil, Ramos telah mencederai semangat pertandingan dan fair play," demikian bunyi petisi yang menentang aksi Ramos.

"UEFA dan FIFA harus segera mengambil tindakan tegas terhadap Ramos. Caranya, yakni dengan menggunakan rekaman video pertandingan untuk menjaga semangat dalam permainan," lanjut petisi tersebut.

Dilansir FourFourTwo, petisi yang menuntut FIFA bukanlah satu-satunya bentuk protes terhadap tindakan Sergio Ramos. Pengacara asal Mesir, Bassem Wahba juga menuntut kapten timnas Spanyol itu sebesar 1 miliar euro (Rp 16 triliun) karena mencederai Salah.

Sementara itu, fans Liverpool di Jakarta dikabarkan akan menggelar aksi di depan Kedubes Spanyol pada Kamis (31/5/2018) sore. Namun demikian, sejauh ini pihak kepolisian belum menerima pemberitahuan dari massa terkait rencana aksi itu. "Sampai sekarang kami belum menerima pemberitahuan soal aksi tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu, Rabu (30/5/2018).

Mengenai pengamanann aksi, kata Roma pihaknya baru bisa menyiapkan pengamanan jika telah menerima pemberitahuan dari massa aksi. "Kalau ada pemberitahuan tentu kita siapkan pengamanan, karena kita kan bisa estimasi personel pengamanan berapa dari pemberitahuan itu," katanya.

Namun, untuk pengamanan sehari-hari, memang ada personel berjaga di depan Kedubes Spanyol. Pengamanan rutin itu dilakukan oleh tim Pengamanan Objek Vital. Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihak Intelkam Polda Metro Jaya juga belum menerima pemberitahuan terkait aksi itu.

Rencana aksi itu tersiar di sejumlah grup WhatsApp. Aksi bertajuk 'Aksi Bela Salah' itu rencananya digelar pada Kamis pukul 15.30 WIB hingga selesai dan diakhiri buka puasa bersama. (Jr.)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,