Warga Gaza tumplek di Pemakaman Perawat Razan al-Najjar

Warga Gaza tumplek di Pemakaman Perawat Razan al-Najjar

Warga Palestina menghadiri pemakaman Razan al-Najjar yang ditembak mati Isarel. (foto - AFP)

Gaza - Ribuan warga Palestina tumplek menghadiri upacara pemakaman perawat muda yang gugur, ditembak mati pasukan militer Israel. Perawat itu ditembak mati, saat bentrokan dengan para demonstran di dekat perbatasan di Jalur Gaza.

Dilaporkan AFP, Minggu (3/6/2018) Razan al-Najjar (21) seorang sukarelawan Kementerian Kesehatan Gaza ditembak mati di bagian dada di dekat Khan Yunis, yang berlokasi sekitar 25 kilometer selatan Kota Gaza. Kejadian itu terjadi, pada Jumat 31 Mei.

Kru ambulans dan medis berdatangan menghadiri pemakaman. Ayah Najjar memegang baju medis bernoda darah, yang dikenakan anaknya ketika terkena tembakan. Sementara itu pelayat yang hadir meminta balas dendam.

Razan Ashraf al-Najjar tengah menangani para demonstran Palestina yang terluka di timur Khan Yunis. Saat itu, pasukan Israel melepaskan tembakan dengan membabi-buta ke sekelompok demonstran dan mengenai perawat muda tersebut.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qudra menyebutkan, warga Gaza terluka dalam peristiwa itu. Sebelumnya demonstrasi itu disertai bentrokan kecil saat sekelompok pemuda melemparkan batu ke arah tentara dan berusaha menembus pagar perbatasan. Ada pula warga yang melemparkan granat.

Warga Palestina ada yang memakai layang-layang membawa kaleng api untuk membakar ladang pertanian Israel. Najjar pun terluka parah akibat tembakan tersebut dan tak lama kemudian meninggal.

Sedikitnya 120 warga Palestina telah tewas ditembak pasukan Israel sejak aksi demo besar-besaran terjadi di Jalur Gaza, pada 30 Maret lalu.

Sebanyak 14 anak-anak dilaporkan turut menjadi korban tewas penembakan Israel tersebut. Sekitar 13.300 warga Palestina lainnya mengalami luka-luka, dan sekitar 300 orang di antaranya dalam kondisi kritis. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,