Ditangkap, Pengubur Teman di Pasir Pantai Pangandaran

Ditangkap, Pengubur Teman di Pasir Pantai Pangandaran

DH (36) tersangka pelaku pembunuhan temannya Hendika Saputra (30) digiring ke sel tahanan Mapolsek Pangandaran. (foto - ist)

Pangandaran - Tersangka pelaku pembunuhan Hendika Saputra (30) berhasil diringkus Tim Gabungan Reskrim Polsek Pangandaran bersama tim Buser Satuan Reskrim Polres Ciamis. Mayat Hendika ditemukan warga terkubur dalam pasir pekan lalu, di Blok Pamugaran Pantai Barat Pangandaran.

Hasil identifikasi Inafis Polres Ciamis menyebutkan, korban merupakan warga Dusun Sukasari Desa Sukajadi Kecamatan Pamarican Kabupaten Pangandaran. Pelaku yang berinisial DH (36) asal Ciliang Desa Sukajadi Pamarican Kabupaten Ciamis merupakan teman korban.

Pelaku ditangkap oleh tim gabungan Satreskrim Polsek Pangandaran dan tim Buser Reskrim di jalan raya Banjarsari - Lakbok Ciamis, Kamis (7/6/2018) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Kami sudah menangkap tersangka pelaku pembunuhan terhadap korban. Saat ini tengah diperiksa di Mapolsek," kata Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi.

Menurut Suyadi, tim gabungan untuk melakukan penyelidikan di lingkungan tempat korban di Pamarican. Pengintaian pun dilakukan selama 4 hari, pelaku berhasil ditangkap oleh tim gabungan dengan menggunakan sepeda motor. 

"Pelaku langsung kita tangkap beserta dua sepeda motor, dua handphone milik pelaku dan korban serta dompet. Sejauh ini pelaku masih dalam pemeriksaan di Mapolsek Pangandaran," katanya. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara Suyadi menjelaskan, motif pembunuhan pelaku bersama korban berangkat dari kediamannya ke Pangandaran karena ingin mendapatkan ilmu kebal. Tiba di lokasi, pelaku dan korban langsung menggali lubang di hamparan pasir di pinggir pantai. 

Atas perintah pelaku, korban masuk ke dalam lubang sedalam sekitar 1 meter untuk uji pernapasan. Dari hasil pengakuan pelaku, korban kehabisan napas selama beberapa waktu di dalam lubang dan meninggal. 

"Kami masih melakukan pemeriksaan untuk pengembangan kasus itu, karena masih ada kasus dengan motif yang hampir sama. Yakni ingin menguasai kendaraan korban lainnya di beberapa tempat," katanya. 

Mengetahui korban sudah tidak bernyawa lagi, DH langsung mengubur di lubang yang sama dan melarikan diri dengan membawa motor, handphone dan dompet milik korban. Polisi sudah menangkap dan menahan dua orang atas kasus pembunuhan itu, satu tersangka pelaku dan satu warga sebagai penadah motor. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,