Garuda Indonesia Pecah Ban Saat Mendarat di Kualanamu

Garuda Indonesia Pecah Ban Saat Mendarat di Kualanamu

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 196 pecah ban saat mendarat di Bandara Kualanamu, Senin 11 Juni sore. (foto - ist)

Medan - Pesawat Garuda Indonesia rute Jakarta - Medan dengan nomor penerbangan GA-190 mengalami pecah ban, ketika melakukan pendaratan di Bandara Kualanamu Deli Serdang Sumatera Utara. Tak ada korban dalam insiden itu.

"Penerbangan GA-190 Rute Jakarta - Medan mengalami pecah ban belakang sebelah kiri di landasan Bandara Kualanamu Medan, sesaat setelah mendarat dengan normal sekitar pukul 17.30 WIB," kata VP Corporate Secretary Hengki Heriandono dalam keterangannya, Senin (11/6/2018).

Menurut Hengki, setelah mengalami pecah ban pesawat berhenti di taxy way. Para penumpang lalu dievakuasi menggunakan tangga.

"Pesawat berhenti di taxi way dan petugas ground handling melakukan proses penurunan penumpang dengan menggunakan tangga. Seluruh penumpang diturunkan dalam keadaan selamat tanpa ada kendala," katanya.

Penerbangan GA-190 rute Jakarta - Medan itu membawa 162 penumpang, terdiri atas 12 penumpang bisnis dan 150 ekonomi. Pesawat diberangkatkan dari Jakarta pukul 15.05 WIB. Sebelum terbang pesawat sudah melewati pemeriksaan. Pihak maskapai masih melakukan investigasi terkait penyebab pecah ban itu.

"Manajemen Garuda Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan terkait di Bandara Internasional Kualanamu Medan, tengah melakukan investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pecah ban tersebut," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,