Korban Tewas Kapal Arista Tenggelam di Makassar 16 Orang

Korban Tewas Kapal Arista Tenggelam di Makassar 16 Orang

Evakuasi korban tewas KM Arista tenggelam di perairan Makassar Selat Gusung Sulsel. (foto - Basarnas Makassar)

Makassar - Akibat Kapal Motor (KM) Arista yang  tenggelam di perairan Makassar tepatnya di Selat Gusung Sulawesi Selatan pada Rabu 13 Juni bertambah menjadi 16 orang. Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Makassar mencatat, total penumpang dalam KM Arista itu mencapai 73 orang.

"Data terbaru jumlahnya 73 orang dari sebelumnya dilaporkan 43 orang. Data itu didapatkan sesuai hasil pertemuan bersama empat Ketua RW dengan Binmas serta pihak terkait di Pulau Barrang Lompo," sebut Kepala Basarnas Makassar Amiruddin, Jumat (15/6/2018).

Disebutkan, data itu sudah valid karena langsung dari ketua RW setempat setelah dilakukan rapat empat kali. Sementara penumpang kapal yang selamat berjumlah 55 orang, dan korban meninggal dunia sebanyak 16 orang.

"Korban yang masih dicari tim penyelamat awalnya enam orang, namun berdasarkan data kami terima hanya dua orang yang kini sedang dicari. Sebab saat kejadian banyak kapal nelayan ikut menolong korban, karena jalur itu adalah lalu lintas kapal nelayan," katanya.

"Seluruh korban yang meninggal dunia sudah diserahkan kepada pihak keluarga, dan telah dimakamkan di Pulau Barrang Lompo," tegas Amiruddin. Berubahnya data itu disebabkan seluruh penumpang tak mempunyai manifest, sehingga datanya simpang siur dan hanya perkiraan. 

Banyaknya korban yang selamat lanjutnya, karena saat terjadinya kecelakaan sejumlah kapal nelayan langsung menolong para korban. Hanya saja waktu itu tidak dilaporkan dan langsung pulang ke pulau, sehingga data saat itu hanya 43 orang.

Mengenai apakah pencarian besok kalau tidak menemukan korban apakah masih akan dilanjut pencarian, ia menjelaskan, sesuai dengan aturan perundang-undangan bila terjadi bencana atau semacamnya diberikan waktu hingga tujuh hari ke depan.

Seperti diketahui, kapal itu tenggelam di perairan Makassar (perairan Gusung) Kecamatan Ujung Tanah Makassar Sulsel, pada Rabu 13 Juni sekitar pukul 12.45 Wita. Kapal yang dinakhodai Kila dengan puluhan penumpang itu, bergerak dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Barrang Lompo Kelurahan Barrang Lompo Makassar Kecamatan Sangkarang Makassar.

Namun di pertengahan jalan, kapal oleng diempas ombak, diduga muatan berlebihan hingga membuat kapal tidak bisa dikendalikan dan akhirnya terbalik dan tenggelam. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,