Penembakan Terjadi di New Jersey 1 Tewas Puluhan Terluka

Penembakan Terjadi di New Jersey 1 Tewas Puluhan Terluka

Insiden penembakan oleh sekelompok orang di sebuah acara seni di New Jersey AS, Minggu dinihari. (foto - Associated Press)

New JerseyInsiden penembakan dilakukan oleh sekelompok orang dalam sebuah acara seni di New Jersey Amerika Serikat, Minggu dinihari. Akibat kejadian itu, seorang dilaporkan tewas dan sekitar 20 lainnya terluka, termasuk seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dalam kondisi kritis.

Diketahui, salah seorang terduga pelaku berusia 33 tahun behasil ditembak mati, sedangkan seorang lainnya ditangkap. Insiden itu terjadi pada pukul 3 dinihari di Kota Trenton, sekitar 60 mil atau 100 km barat daya Kota New York.

"Penyelidikan awal menunjukkan, banyak orang yang menghadiri pergelaran seni itu menembaki tempat tersebut. Beberapa senjata pun telah ditemukan," kata Angelo Onofri, jaksa untuk Mercer County.

Dilansir ReutersMinggu (17/6/2018) Onofri mengatakan, lebih dari seribu orang berada di festival ketika penembakan terjadi. "Ini benar-benar bisa lebih buruk, mengingat ruang terbatas dan jumlah tembakan yang telah dilepaskan cukup banyak," sebutnya.

Aparat berwenang masih menyelidiki, apakah terduga pelaku ditembak mati oleh polisi atau ditembak pelaku lainnya. Sementara panitia segera membatalkan pergelaran seni tersebut begitu insiden meletus. Mereka mengakui belum bisa banyak bicara.

Namun mereka memastikan, dari pihaknya tidak ada yang menjadi korban. Meski demikian, mereka menyatakan berbela sungkawa terhadap para korban. Penembakan itu terjadi di tengah perdebatan Undang-Undang tentang senjata api di AS. Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di Parkland Florida, pada Februari lalu.

"Ini fakta, kota-kota kami serta daerah pinggiran di seluruh Amerika Serikat mengalami peningkatan aksi penembakan dan kerusuhan publik seperti ini. Ini bukan hanya tindakan kekerasan acak tapi masalah serius di masyarakat," kata Walikota Trenton Eric Jackson. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,