Myanmar Diterjang Banjir dan Longsor Tewaskan 11 Orang

Myanmar Diterjang Banjir dan Longsor Tewaskan 11 Orang

Longsor melanda salah satu pagoda di Mawlamyine. (foto - AFP)

Naypyidaw - Sedikitnya 10 wilayah yang berada di Myanmar diterjang banjir. Banjir tersebut mengakibatkan 11 orang dilaporkan tewas.

Seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (19/6/2018) Myanmar diguyur hujan deras dalam beberapa minggu terakhir ini. Tak hanya banjir, tanah longsor pun dilaporkan terjadi di sejumlah area.

Masyarakat Palang Merah Myanmar (MRCS) menyatakan, sedikitnya 10 wilayah di Myanmar terdampak banjir tersebut. Sebanyak 8.000 rumah dan 12.000 acre (sekitar 4.856 hektar) tanah pun rusak.

"Sejauh ini, banjir dan tanah longsor tersebut telah menewaskan 11 orang. Sementara sekitar 23.000 orang telah dievakuasi atau mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Sekjen MRCS Khin Maung Hla.

Adapun wilayah paling parah terdampak adalah di sisi selatan Mon. Lebih dari 15.000 orang di wilayah itu telah dikirim ke pos pengungsian sementara. Banjir memang kerap melanda Myanmar saat musim hujan tiba. PBB pernah menyatakan, Myanmar termasuk kawasan paling rentan di kawasan Asia Tenggara.

Sementara laporan Risiko Iklim Global PBB tahun 2017 menyatakan, Myanmar adalah salah satu dari 20 negara dalam 'rangkaian konflik iklim'. Sebuah kombinasi antara dari kerentanan lingkungan yang parah dengan kerentanan sosial yang ada.

Pada tahun 2008, Siklon Nargis menghantam Yangoon dan Ayeyarwady yang menewaskan hampir 140.000 orang. Lebih dari 2 juta orang terdampak dalam musibah tersebut. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,