Bersiaplah Planet Mars Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

Bersiaplah Planet Mars Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

Planet Mars dengan Bumi hanya berjarak sekitar 57,6 juta kilometer pada 31 Juli 2018. (foto - NASA)

Washington DC - Planet Mars  bakal bisa  dilihat  penduduk Bumi  secara  lebih jelas,  terang dan besar di  langit malam, pada akhir Juli nanti. Sebuah fenomena alam menakjubkan yang memanjakan mata, di mana yang terakhir kali terjadi pada 15 tahun lalu.
 
Itu karena sang planet merah akan berada di titik terdekatnya dengan Bumi, sepanjang Juni hingga puncaknya terjadi pada 31 Juli. Kondisi itu terjadi ketika Bumi tengah mengorbit dekat di antara Mars dan Matahari.
 
Dilansir The Business Insider UK, m
enurut The Weather Channel, pada 31 Juli, ketika Mars akan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi, kedua planet itu hanya berjarak sekitar 57,6 juta kilometer. Kondisi itu 
membuat penduduk Bumi bisa melihat Mars dengan mata telanjang sepanjang Juli 2018.
 
Puncaknya pada 31 Juli, Mars diperkirakan akan bersinar lebih terang karena memantulkan sinar Matahari ketimbang bintang-bintang lainnya. Terkecuali ada bintang yang mendadak berada pada posisi yang lebih dekat lagi dengan Bumi.
 
Kondisi itu disebut dengan fenomena perihelic opposition, atau lazim disebut dengan istilah oposisi perihelik Mars. Oposisi Mars sebenarnya terjadi rutin setiap dua tahun atau lebih, di mana yang terakhir terjadi pada Mei 2016.
 
"Namun, tahun ini dianggap istimewa karena selain dekat dengan Bumi, Mars juga akan mengorbit dekat dengan Matahari. Kondisi itu hanya terjadi sekali setiap 15 - 17 tahun, dengan yang terakhir pada 2003," demikian disampaikan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA).
 
Planet Mars baru akan berjarak dekat lagi dengan Bumi pada tahun 2035. Bulan lalu, terjadi fenomena perihelic opposition pada planet Jupiter atau disebut dengan 'oposisi Jupiter'. Saat itu, Bumi tengah mengorbit dekat di antara Jupiter dan Matahari, yang membuat kedua planet hanya berjarak sekitar 658 juta kilometer.
 

Ketika Mars terlihat cerah, jelas dan indah dari Bumi situasi di planet merah itu justru dinilai kurang bersahabat sepanjang fenomena oposisi perihelik. Saat ini, badai pasir sedang menghantam di sekitar 10 miliar hektar permukaan Mars, sebuah area yang setara dengan ukuran gabungan Amerika Utara dan Rusia.

 

 

"Badai tersebut salah satu yang paling intens yang pernah diamati di Planet Merah," sebut NASA. Namun demikian, sejauh ini belum jelas kapan badai pasir tersebut akan mereda. (Jr.)**
.

Categories:Infotech,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait