BIJB Targetkan 14 Rute Penerbangan Baru hingga Akhir 2018

BIJB Targetkan 14 Rute Penerbangan Baru hingga Akhir 2018

BIJB Kertajati menargetkan 14 rute penerbangan hingga Akhir 2018. (foto - bijb)

Bandung - Bandara  Internasional  Jawa Barat  (BIJB)  menargetkan  sedikitnya 14  rute  penerbangan di  Bandara  Kertajati hingga akhir tahun 2018. Rinciannya, yakni 10 rute penerbangan domestik dan empat lainnya internasional.
 
"Rute saat ini masih Kertajati - Surabaya dan sebaliknya. Namun pada akhir tahun kami menargetkan 14 rute," kata Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra, Senin (2/7/2018). Untuk rute antara lain Lampung, Medan, Pekanbaru, Bali, Pontianak, Balikpapan dan Makassar.
 
"Tiga rute lainnya belum disebutkan tujuannya, yang jelas rute yang paling diminati oleh masyarakat. Sementara rute internasionalnya untuk umrah dan haji, lalu tiga yang lainnya Singapura, Kuala Lumpur dan Bangkok," katanya.
 
Ia mengatakan, rute penerbangan yang sedang diproses pengajuannya yakni Bali, Lampung dan Medan. Diakui, proses penambahan rute penerbangan memang membutuhkan waktu cukup lama. Pertama, pihak maskapai akan menganalisa market rute itu, setelah itu diajukan ke Kementerian Perhubungan dan bandara tujuan.
 
"Paling lama dianalisa market karena saat sudah beroperasi maskapai harus kejar target pasar. Tantangan lainnya, kalau slot waktu di bandara tujuannya sudah penuh. Waktu pengaturannya membutuhkan waktu juga," tegas Virda.
 
Seperti diketahui, per 1 Juli 2018 BIJB Kertajati resmi melayani penerbangan reguler. Rute yang dibuka yakni Kertajati - Surabaya dan Surabaya - Kertajati.  Ditetapkannya penerbangan reguler diharapkan bisa segera membuka rute baru ke daerah potensial dari Kertajati.
 
Sebelumnya, bandara itu sukses melayani penerbangan extra flight saat menghadapi musim Mudik Lebaran Idulfitri sejak 8 - 24 Juni 2018. Rute yang dibuka Kertajati - Surabaya dan sebaliknya menyedot animo masyarakat dengan maskapai Citilink. Setiap penerbangan kursi selalu penuh dipesan. Okupansi yang didapat di atas 90 persen.
 
 
"Setelah
 Bandara Kertajati baru saja melayani extra flight untuk masyarakat saat musim mudik Lebaran sampai 24 Juni, kini bandara resmi per 1 Juli menjadi penerbangan reguler dengan maskapai Citilink," kata Direktur Operasional dan Pengembangan Bisnis PT BIJB Agus Sugeng Widodo.
 

Menurutnya, surat penetapan Bandara Kertajati bisa melayani penerbangan reguler sudah diteken Kementerian Perhubungan, Direktur Angkutan Udara dan Direktorat Jenderal Perhubungan. Artinya, bandara yang diresmikan pada 24 Mei 2018 itu, sangat terbuka untuk melayani daerah potensial di Indonesia.

 

 

Maskapai Citilink dengan rute Kertajati - Surabaya dan sebaliknya memang masih menjadi satu-satunya yang melayani penumpang akan kebutuhan transportasi berbasis udara. Jika sebelumnya Kertajati - Surabaya pukul 07.25 kini menjadi 15.10 WIB. Sedangkan rute Surabaya - Kertajati semula pukul 05.00 kini terbang pukul 12.35 WIB.
 

Agus menambahkan, untuk menjangkau Bandara Kertajati akses transportasi yang melayani, yakni Damri. Moda transportasi berbasis bus itu kembali melakukan pelayanan dari Bandung ke Kertajati dan Cirebon ke Kertajati. Pelayanan disesuaikan dengan jam penerbangan.

 

 

"Damri yang start dari Bandung akan berangkat dari Kebon Kawung pukul 11.00 WIB. Sedangkan dari Cirebon berangkat dari Terminal Harjamukti pukul 12.00 WIB," katanya. (Jr.)**

 

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,