Gubernur Aceh Ditangkap KPK, Uang Ratusan Jutaan Disita

Gubernur Aceh Ditangkap KPK, Uang Ratusan Jutaan Disita

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf jalani pemeriksaan di salah satu ruangan Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh. (foto - ist)

Banda Aceh - Gubernur Aceh  Irwandi Yusuf  ditangkap KPK langsung  lewat operasi tangkap tangan (OTT). Ia diamankan di salah satu ruang Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh untuk menjalani pemeriksaan, Selasa malam.
 
Dari jendela luar kantor Ditreskrimsus, Irwandi tampak duduk di dekat dinding. Namun tirai jendela ditutup petugas. Belum diketahui Irwandi ditangkap terkait kasus apa. Saat ini pendopo Aceh pun dijaga ketat petugas Satpol PP.
 
Berdasarkan informasi, KPK melakukan OTT di Aceh terhadap 10 orang yang langsung diamankan. "Sejak sore hingga malam, KPK melakukan kegiatan penindakan di Aceh dan mengamankan 10 orang, terdiri atas dua kepala daerah dan sejumlah pihak non-PNS," kata Kabiro Humas Febri Diansyah.
 
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf diduga menerima suap terkait proses penganggaran APBD Provinsi Aceh. "Sejauh ini yang bisa disampaikan dugaan transaksi terkait proses penganggaran antara provinsi dan kabupaten," kata Febri, Rabu (4/7/2018) dinihari.
 
Bersamaan dengan penangkapan Irwandi bersama sembilan orang lainnya, KPK juga mengamankan uang ratusan juta rupiah. "Sejumlah uang ratusan juta rupiah diamankan. Diduga merupakan bagian dari realisasi commitment fee sebelumnya," kata Ketua KPK Agus Rahardjo. Irwandi pada Selasa malam berada di Mapolda Aceh untuk menjalani pemeriksaan intensif. Selain Irwandi, KPK menangkap satu kepala daerah lainnya.
 
Selain Irwandi, dalam operasi itu juga KPK menangkap Bupati Bener Meriah Ahmadi. "Ditangkap terkait korupsi dana otonomi khusus," sebut seorang sumber di KPK. Irwandi baru dilantik sebagai Gubernur Aceh pada 5 Juli 2017.
 
 
Ia diusung Partai Demokrat, Partai Nasional Aceh dan sejumlah partai politik lainnya. Sedangkan Ahmadi diusung Partai Demokrat, PAN, PDA dan PKPB. Ahmadi ditangkap tim satuan tugas KPK saat menyerahkan uang ratusan juta kepada seseorang di sebuah tempat.
 
Diduga, orang itu adalah kepanjangan tangan Irwandi. Uang itu sebagai imbalan kepada Gubernur karena sudah mendistribusikan dana otonomi khusus. Sementara sejumlah orang yang diduga mengetahui dugaan korupsi itu juga diperiksa di Mapolres Aceh. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,