2 Bayi Ditemukan di Kabupaten Malang dalam Satu Hari

2 Bayi Ditemukan di Kabupaten Malang dalam Satu Hari

Dua bayi berjenis kelamin laki-laki dan perempuan ditemukan di Kabupaten Malang dalam satu hari. (foto - ist)

Malang - Dua bayi berjenis kelamin laki-laki dan perempuan ditemukan di Kabupaten Malang dalam satu hari. Bayi yang masih terdapat tali pusarnya itu diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya.
 
Penemuan bayi pertama berada di Dusun Madurejo Desa Bumirejo Kecamatan Dampit Kabupaten Malang, Selasa (3/7/2018). Bayi laki-laki yang ditengarai baru saja dilahirkan tersebut menangis di belakang rumah warga.
 
Bayi itu pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Saniyah (43), warga setempat. Saat itu, Saniyah sedang pergi ke kamar kecil rumahnya. Mendengar suara rengekan bayi, ia terkejut dan mencari asal tangisan bayi bersama suaminya. Ia lalu memberitahu perangkat desa dan Polsek Dampit.
 
"Diperkirakan bayi berumur sehari, jenis kelamin laki-laki dengan panjang 48 cm, berat badan 3,3 kg, lingkaran kepala 33, cm," kata Kanit Reskrim Polsek Dampit Iptu Soleh Mashudi, Selasa (3/7/2018).
 
Sejauh ini, polisi masih menyelidiki siapa orang yang tega membuang bayi mungil itu. "Bayi sekarang dirawat warga, namanya Pak Sugimin. Saat ditemukan masih terdapat tali pusar," kata Iptu Soleh. Oleh warga yang mengasuhnya, bayi itu diberi nama Arya Riski.
 
Sebelum bayi laki-laki ditemukan di wilayah Dampit, Senin 2 Juli malam bayi berjenis kelamin perempuan juga menghebohkan warga Dusun Krajan Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang. Bayi itu diletakkan oleh orang tak dikenal, yang diduga orangtuanya di depan teras warga setempat bernama Kini (80).
 
Berdasarkan informasi, Sekitar pukul 18.00 WIB saksi bernama Wahyu (15) melihat pria dan wanita berboncengan naik motor Yamaha Vixion di sekitar lapangan desa setempat. Kedua pengendara motor tampak mondar-mandir.
 
Satu orang wanita yang dibonceng turun dan meletakkan bayi di depan rumah Kini. Wahyu yang melihatnya lalu memberitahu pemilik rumah, dan Kini memberitahu Jeni (30). Temuan bayi kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan Polsek Ampelgading.
 
Diduga, bayi itu telah melalui persalinan atau ditangani orang yang dapat membantu persalinan. Kedua paha bayi terdapat bekas suntikan dengan tali pusar yang sudah terpotong rapi. Kondisi bayi sudah dibersihkan saat diletakkan di teras rumah warga. Anggota Reskrim Polsek Ampelgading masih menyelidiki kasus pembuangan bayi itu. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,