Bupati Kukar Nonaktif Rita Widyasari Divonis 10 Tahun

Bupati Kukar Nonaktif Rita Widyasari Divonis 10 Tahun

Bupati Kukar Nonaktif Rita Widyasari Divonis 10 Tahun. (foto - ant)

Jakarta - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari divonis 10 tahun dengan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan di Pengadilan Tipikor Jalan Bungur Besar Raya Jakarta, Jumat (6/7/2018). Rita langsung dikawal kerabat dan suaminya menuju pintu keluar.
 
Rita pun enggan menanggapi putusan hakim yang menjatuhkan 10 tahun penjara, karena terbukti menerima uang gratifikasi Rp 110.720.440.000, terkait perizinan proyek pada dinas Pemkab Kukar.
 
Ketika menuju ruang tahanan, Rita terus dimintai tanggapan seputar putusan itu. Namun Rita mengaku malas memberikan komentar. "Aku malas komentar," katanya.
 
Rita melakukan perbuatan itu bersama Khairudin, yang divonis 8 tahun dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Peran Khairudin sebagai Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB), yang juga anggota Tim 11 pemenangan Bupati Rita, adalah pihak yang ikut menerima gratifikasi.
 
Khairudin pada awalnya anggota DPRD Kukar saat Rita Widyasari mencalonkan diri sebagai Bupati Kukar periode 2010-2015.
 
Selain itu, Rita menerima uang suap Rp 6 miliar terkait pemberian izin lokasi perkebunan sawit. Uang suap tersebut diterima Rita dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hery Susanto Gun alias Abun. 
(Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,