Kerugian Terbakarnya Puluhan Kapal di Benoa Rp 200 Miliar

Kerugian Terbakarnya Puluhan Kapal di Benoa Rp 200 Miliar

Kebakaran kapal ikan di Pelabuhan Benoa Denpasar Bali berlangsung hingga Senin malam. (foto - ist)

Denpasar - Dari sekitar 39 kapal ikan yang hangus terbakar di Pelabuhan Benoa Denpasar Bali, sebagian besar atau 33 unit kapal milik anggota Asosiasi Tuna Longline Indonesia (ATLI).
 
Menurut Ketua II ATLI Bali Agus Dwi Siswaputra, kapal ikan milik anggota ATLI sekitar 33 unit kapal. Namun demikian, ada 39 kapal di lokasi yang terbakar, dan ditaksir kerugiannya mencapai lebih dari Rp 200 miliar.
 
"Kami belum tahu penyebab utama kebakaran kapal ikan tersebut. Namun, kerugian tiap kapal diperkirakan antara Rp 3 miliar sampai Rp 5 miliar, tergantung kelengkapan isi kapal dan ukurannya," katanya, Senin (9/7/2018).
 
Sejauh ini, ia mengaku belum mengetahui barang-barang dalam kapal yang terbakar. Namun, yang pasti kapal yang terbakar rata-rata untuk menangkap tuna dan cumi. "Yang jelas karena musibah ini, kapal-kapal tersebut sudah tak bisa lagi melaut menangkap ikan," tegas Agus.
 
Pihaknya juga belum bisa memastikan bagaimana tindakan selanjutnya, termasuk menyangkut nasib ratusan anak buah kapal (ABK). Sebab, pihaknya masih menunggu penyelidikan aparat serta memastikan api seluruhnya padam.
 
Rata-rata pemilik kapal yang terbakar hingga saat ini belum bisa memberikan pernyataan. "Mereka datang ke sini, diam terus pergi," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,