Ratusan Orangtua Siswa Geruduk Kantor Disdik Soal PPDB

Ratusan Orangtua Siswa Geruduk Kantor Disdik Soal PPDB

Suasana di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung terkait soal PPDB 2018. (foto - ist)

Bandung - Sejumlah organisasi  masyarakat  menyampaikan  aspirasi  tentang penerimaan  peserta didik baru  (PPDB)  2018 tingkat SMP, yang menerapkan sistem zonasi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung Jalan Ahmad Yani, Kamis (12/7/2018).
 
Masa yang berunjuk rasa merasa tidak puas atas hasil PPDB 2018 itu, yang dinilai banyak merugikan orang tua siswa. Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Mahmud menyebutkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan massa aksi yang terdiri atas sejumlah ormas.
 
"Kalau yang dari LSM GMBI mungkin ada sekitar 150 sampai dengan 200 orang, kemudian yang dari LPB2 kurang lebih 50 orang," katanya. Untuk menjaga aksi itu, Polrestabes Bandung menerjunkan 200 personel.
 
Menurutnya, massa aksi pun berencana mendatangi kantor DPRD Kota Bandung. Namun, ia berharap jika audiensi dengan Disdik berhasil, massa tidak perlu mendatangi DPRD Kota Bandung. "Masih kita negosiasikan, namun belum ada kepastian dari mereka," tegasnya.
 
Sementara itu, sejumlah orangtua siswa yang turut mengikuti aksi mengaku anaknya tidak diterima di SMPN 35 Kota Bandung. Padahal, rumah mereka jauh lebih dekat dengan siswa lain yang diterima. Bahkan, nilai ujian SD-nya pun jauh lebih besar.
 
Sebelum melakukan aksi di kantor Disdik kota Bandung, para orangtua tersebut mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan pihak sekolah. Dan hasilnya tetap menolak. "Banyak di sini yang senasib, bahkan nilainya banyak yang lebih bagus dari anak saya," kata salah seorang orangtua siswa. (Jr.)**

 

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,