Angela Lee Didakwa Pasal Kumulatif Terancam 15 tahun Bui

Angela Lee Didakwa Pasal Kumulatif Terancam 15 tahun Bui

Sidang perdana Angela Lee di Pengadilan Negeri Sleman. (foto - ist)

Sleman - Angela Lee menjalani sidang perdana kasus bisnis tas mewah impor di Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Bersama suaminya, David Hardian Sugito, Angela Lee didakwa dengan pasal kumulatif oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
 
Agenda sidang perdana tersebut yakni pembacaan surat dakwaan dipimpin oleh Hakim Ketua Surachmat. Sedangkan Angela Lee dan David didampingi kuasa hukumnya, Wahyu Rudi Indarto.
 
"Kedua terdakwa didakwa dengan pasal kumulatif, pasal penipuan, penggelapan serta tindak pencucian uang," kata JPU Dian Susanto Wibowo seusai persidangan, Selasa (24/7/2018).
 
Pasal kumulatif, yakni Pasal 378 KUHP atau 372 KUHP Jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 (1) KUHP dan Pasal 3 atau Pasal 4 UU No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pidana Pencucian Uang (TPPU) Jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 (1) KUHP.
 
Dalam dakwaannya, JPU menyebutkan kasus itu berawal pada Februari 2017, saat kedua terdakwa menawarkan bisnis tas impor kepada korban Santoso Tandyo dengan menjanjikan keuntungan 4 persen dari modal yang disetorkan. Korban kemudian tertarik dengan tawaran tersebut, hingga akhirnya menyepakati dan mentransfer sejumlah uang secara bertahap mencapai miliaran rupiah.
 
Untuk meyakinkan korban, terdakwa sempat mengembalikan sebagian uang modal milik korban beserta keuntungan. Namun dari sisa uang yang sebagian sudah dikembalikan tersebut, ada yang dipakai untuk kepentingan pribadi terdakwa.
 
Uang dipergunakan antara lain untuk membayar utang, biaya mengangsur rumah dan membeli mobil Rubicon. Akhirnya hingga waktu yang disepakati sesuai perjanjian awal, kedua terdakwa tidak dapat mengembalikan uang modal dan keuntungan, yang dijanjikan kepada korban.
 
Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga sekitar Rp 12,1 miliar yang berujung korban melaporkannya ke Polres Sleman.  Usai pembacaan surat dakwaan, majelis hakim memutuskan menunda sidang, dan akan dilanjutkan Selasa pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,