Emil Prioritaskan 9 Janji Kampanye, Optimalkan Lobi Pusat

Emil Prioritaskan 9 Janji Kampanye, Optimalkan Lobi Pusat

Gubernur dan Wagub terpilih Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum resmi diperkenalkan kepada DRPD Jabar. (foto - ist)

Bandung - Gubernur dan Wakil Gubernur  terpilih Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum resmi  diperkenalkan pada DRPD Jawa Barat, dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Jabar Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (25/7/2018). Hal ini dilakukan sesuai dengan aturan perundang-undangan.
 
Sejak sekarang Ridwan Kamil menyatakan sudah mulai melakukan sinkronisasi program, yang ia janjikan dalam kampanye dengan program yang sudah berjalan, meski pelantikan baru akan dilakukan 17 September nanti.
 
"Kami memiliki 9 visi dan misi. Pada tahun 2019 harus 100 persen program Rindu," katanya. Dalam prioritas kerjanya nanti, sektor infrastruktur di daerah perbatasan di kawasan Jabar selatan akan didahulukan.
 
Hal tersebut merujuk kepada laporan Penjabat Gubernur Jabar Mochamad Iriawan yang menyatakan, kemiskinan di wilayah Jabar selatan masih cukup tinggi. "Pengentasan pengangguran akan saya lakukan, satu desa satu perusahaan, itu sudah siap," katanya.
 
Program kredit di masjid juga sudah siap dijalankan, begitu juga halnya dengan hibah pariwisata. "Alhamdulillah sudah siap. Paling tidak, ada 5 hal dalam 100 hari bisa kami eksekusi," tegas Emil. Untuk pembagian kerja dengan Wagub Uu Ruzhanul Ulum, Emil akan mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Namun, semua kebijakan ada di tangan gubernur. "Karena Jabar ini luas dan ada urusan informal, Pak Uu nanti akan saya titipkan untuk membangun jaringan dan merangkul. Apalagi kami menang 32 persen, jadi mayoritas pemilih tidak menjatuhkan pilihan kepada kami ," katanya.
 
Dengan dibuatnya Majelis Pertimbangan Gubernur yang diisi oleh para calon gubernur dan wakil gubernur pada pilkada 2018, dan para mantan gubernur Jabar, menurut Emil hal itu adalah satu upaya membuka jaringan seluas-luasnya.
 
Bahkan, pasangan Asyik sudah menyatakan kesediaannya, sedangkan pasangan lain belum dihubungi kembali. "Tugas Pa Uu nanti salah satunya akan banyak untuk menjahit dari elemen politik dan pengentasan kemiskinan," tambah Emil.
 
Mengenai APBD 2019, pihaknya akan mengoptimalkannya. Ia pun akan mencukup-cukupkan anggaran yang ada untuk menjalankan 9 janji kampanyenya. Selain itu, hal yang segera dibenahinya, yakni lobi ke pemerintah pusat.
 
Menurut Emil, saat ini lobi pemerintah provinsi ke pemerintah pusat masih kurang optimal. "Saya ingin, kalau APBD 2019 tidak cukup, harus ada sistem ketika saya akan minta banyak sekali ke pemerintah pusat, karena populasi yang harus disuapi dan disejahterakan banyak," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,