KJRI Jeddah Kawal Kasus Laka Tewaskan Sopir Asal Indonesia

KJRI Jeddah Kawal Kasus Laka Tewaskan Sopir Asal Indonesia

Bus Saptco yang dikemudikan sopir asal Indonesia hangus setelah tabrakan di jalan raya antara Khulays dan Usfan sekitar 100 km arah Mekah. (foto - KJRI Jeddah)

Jeddah - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Arab Saudi terus mengawal kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas), yang menewaskan seorang pengemudi bus Saptco, Mohamad Syafii bin Abdul Gofur, pada Rabu 25 Juli 2018.
 
Tim perlindungan Warga KJRI Jeddah, Minggu 29 Juli mendatangi Perusahaan Otobus (PO) Saptco yang berkantor di kawasan Taneem Mekah, untuk menindaklajuti kecelakaan tersebut guna mendapatkan update penanganan kasusnya. Tim diterima Mohammed Jamel Bakour, Kepala Urusan Kepegawaian. 
 
Kepada Tim Perlindungan Jamel menyatakan, perusahaan memastikan almarhum akan memperoleh hak-haknya. Terdiri atas sisa gaji,  pesangon sesuai masa kerja, asuransi kecelakaan kerja dari perusahaan dan uang diyat dari pihak penabrak yang bisa diperoleh melalui proses pengadilan.
 
Perusahaan meminta agar dibuatkan surat kuasa dari ahli waris yang ditetapkan dalam fatwa warsi dari instansi berwenang di tanah Air, dan segera mengirimkan ke KJRI untuk melengkapi berkas penuntutan di pengadilan (mahkamah).
 
"Kami kawal kasus ini sampai tuntas. Kami terjunkan tim petugas ke Mekah dan Madinah untuk mengurusnya," tegas Mohamad Hery Saripudin, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah dalam keterangannya, Senin (30/7/2018).
 
Tim Perbantuan Haji KJRI telah menemui Sasongko Wibowo, adik Mendiang Mohamad Syafii yang kebetulan sudah tiba di Madinah untuk menunaikan ibadah haji dari Kloter 33 Embarkasi Surabaya (SUB-33).
 
Tujuannya untuk meminta tanda tangan atas nama keluarga almarhum, di atas surat pernyataan pihak keluarga telah mengikhlaskan kakaknya itu untuk dimakamkan di Arab Saudi. "Kami juga telah berkomunikasi dengan isteri almarhum, Ibu Kiptiyah," kata Safaat Ghofur, Koordinator Pelayanan dan Perlindungan Warga KJRI.
 
Seperti dituturkan oleh Imam Suwandi, rekan kerjanya kepada Tim Perbantuan Haji KJRI di Madinah,  kecelakaan maut itu terjadi di jalan raya antara Khulays dan Usfan, yakni sekitar 100 km ke arah Mekah.
 
Saat itu sebuah mobil dari arah yang berlawanan melaju kencang dan tampak kehilangan kendali. Alhasil, mobil itu menabrak pembatas jalan lalu menghantam bus yang dikemudikan almarhum, yang menyebabkan posisi sopir bus terjepit. Mobil penabrak dan bagian depan bus terbakar seketika. Pria kelahiran Banyuwangi, 5 Oktober 1969 itu meninggal di lokasi kejadian.
 
Saat kejadian, rombongan yang terdiri atas empat bus itu tengah mengangkut jamaah haji asal Turki dari Madinah menuju Mekah. Bus pertama dikemudikan oleh almarhum, menyusul di belakangnya bus yang dikemudikan oleh Imam Suwandi.
 
Tim telah menemukan jenazah  mendiang Syafii di Rumah Sakit Hera, dalam kondisi hangus terbakar. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polantas Khulais. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,