Mataram Kembali Digoyang Gempa 5,4 SR Warga pun Panik

Mataram Kembali Digoyang Gempa 5,4 SR Warga pun Panik

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tertimbun masjid roboh di desa Lading-lading Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. (foto - @Sutopo_PN)

Mataram - Gempa susulan kembali melanda wilayah Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (6/8/2018) sekitar pukul 22.50 Wita. Warga pun kembali dibuat panik, berhamburan keluar rumah.
 
Dilaporkan, guncangan gempa pun disertai suara gemuruh. Sontak warga yang berada di dalam rumah berlarian keluar. Bahkan, sejumlah tamu hotel berhamburan keluar, disertai  . teriakan dan tangisan histeris.
 
"Sebelum memasuki kamar hotel petugas hotel pesan kepada setiap tamunya, pintunya jangan dikunci agar kalau ada apa-apa bisa langsung buka kamar dan lari," demikian pesan petugas hotel.
 
"Baru saja beristirahat di kamar, sekitar pukul 22.50 Wita beras ada getaran hingga bunyi gemuruh di hotel. Seketika para tamu keluar kamar lari turun ke lantai dua. Begitu juga sama dengan tamu hotel lainnya," kata sejumlah pengunjung.
 
Bahkan, karena panik ada pengunjung hotel yang terjatuh saat hendak keluar ruangan. Tak hanya itu, khawatir ada gempa susulan ada beberapa pengunjung yang lebih memilih tidur di dalam mobilnya.
 
"Beberapa tamu hotel perempuan sempat terjatuh, tapi tidak luka karena didorong tamu lain. Sementara seluruh tamu hotel di area luar tidak berani masuk. Beberapa ada yang memilih tidur di dalam mobil," katanya.
 
Sementara itu, lewat akun Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 5,4 pada skala Richter (SR) mengguncang wilayah Mataram pada pukul 22.50 Wita, dengan kedalaman 10 kilometer.
 
Titik koordinat atau pusat gempa berada pada 8.37 Lintang Selatan (LS) dan 116.04 Bujur Timur (BT). Atau berjarak 23 km Barat Laut Mataram NTB. Namun, BMKG menyebutkan, gempa kali ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
 
Berdasarkan laporan BMKG, hingga Senin malam pada pukul 23.00 Wita tercatat sebanyak 199 gempa bumi susulan mengguncang Lombok, sejak gempa 7,0 SR pada Minggu 5 Agustus. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,