Kades di Sragen Jateng Terlibat Perampokan Diringkus Polisi

Kades di Sragen Jateng Terlibat Perampokan Diringkus Polisi

Kades di Sragen Jateng terlibat perampokan berhasil ditangkap. (foto - ist)

Sragen - Satuan Reskrim Polres Kudus Jawa Tengah menangkap sindikat penipuan dan perampokan, yang melibatkan seorang kepala desa (Kades) di Kabupaten Sragen. Komplotan pelaku yang berjumlah sebelas orang, baru berhasil ditangkap enam orang.
 
Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, Kamis (9/8/2018) mengatakan, pihaknya berhasil menangkap pelaku perampokan yang diawali dengan penipuan terhadap korban Winarto, warga Maospati Kabupaten Magetan Jawa Timur.
 
Korban diperdaya oleh para pelaku hingga uangnya Rp 324 juta serta dompet dan telepon seluler raib dibawa kabur. "Para pelaku punya peran masing-masing, termasuk SR Kepala Desa Kaloran Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen yang menjadi otak perencana," katanya.
 
SR berperan sebagai orang yang dapat mencairkan uang amanat, di salah satu bank pemerintah dua kali lipat dari uang korban. Korban yang ingin membangun pondok pesantren tertarik dengan iming-iming para pelaku, yang sebelumnya telah dikenalkan melalui saudaranya.
 
Korban ditemui dua orang yang mengaku utusan tersangka SR. Mereka menggunakan mobil Toyota Calya warna hitam, setelah itu korban disuruh masuk ke dalam mobil. Dengan alasan kemalaman bank telah tutup, korban diajak berputar- putar dari Grobongan ke Kudus.
 
Sesampainya di Desa Payaman Kecamatan Mejobo Kudus, mobil yang ditumpangi korban dihadang mobil lain jenis Avanza yang mengaku rombongan tim Buser. Tiga orang yang mengaku tim Buser masuk ke mobil yang ditumpangi korban sambil menodongkan senjata ke arah kepala korban.
 
Dalam posisi diborgol, para pelaku lari membawa uang korban sebesar Rp 324 juta, dompet dan empat buah handphone. Korban dibuang di pinggir sawah yang kemudian melaporkan diri ke Polres Kudus," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,