Waduk Jatigede Menyusut sisa bangunan pun Bermunculan

Waduk Jatigede Menyusut sisa bangunan pun Bermunculan

Debit air Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang semakin menyusut. (foto - ist)

Sumedang - Debit air di  Waduk  Jatigede yang  berada di  Kabupaten  Sumedang  semakin menyusut,  menyusul kemarau yang sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir ini.
 
Warga memanfaatkan tanah timbul di kawasan tersebut untuk menanam padi dan palawija, antara lain jagung. "Tanah timbul itu kami manfaatkan untuk bertani. Mudah-mudahan hasilnya bagus," kata sejumlah warga di kawasan Waduk Jatigede, Senin (13/8/2018).
 
Namun begitu, tidak seluruh tanah timbul bisa dimanfaatkan untuk ditananmi. Pasalnya, sebagian besar tanah tersebut merupakan bekas permukiman, yang di atasnya masih dipenuhi tembokan sisa bangunan.
 
"Hanya sebagian kecil saja yang bisa dimanfaatkan untuk bertani. Sebab, sebagian besar masih ada sisa bangunan yang belum dibersihkan di kawasan waduk tersebut," katanya.
 
Selain itu, warga dapat melihat sisa bangunan rumah mereka yang masih berdiri. Pemandangan seperti itu tak urung membuat mereka pun bersedih. Pasalnya, mereka teringat kenangan masa lalu akan tanah kelahiran di mana mereka dibesarkan.
 
"Sedih juga ya rasanya. Apalagi saat melihat sisa bangun, rumah kami yang masih utuh," kata warga lainnya. Sisa bangunan warga Jatigede tersebut kembali muncul, di saat debit air Waduk semakin menyusut akhir-akhir ini. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,