Kerangka Paus Berusia 10 Juta Tahun Ditemukan di Krimea

Kerangka Paus Berusia 10 Juta Tahun Ditemukan di Krimea

Para arkeolog di Krimea meneliti penemuan kerangka paus purba. (foto - most.life)

Sevastopol - Para arkeolog di Krimea Rusia menemukan kerangka seekor paus purba, saat melakukan penggalian  rencana pembangunan jalur kereta. Paus tersebut diyakini hidup di laut, yang hilang sekitar 10 juta tahun yang lalu.
 
Dilansir RT, Senin (20/8/2018) berdasarkan laporan media setempat, tulang belakang dan tulang rusuk dari Cetotherium (bahasa Latin untuk paus monster), kerabat paus modern yang telah punah itu ditemukan di Semenanjung Kerch.
 
Saat itu, para arkeolog sedang memeriksa lahan yang diperuntukkan untuk pembangunan rel kereta. Dari kerangka yang ditemukan tersebut, mahkluk prasejarah itu diperkirakan memiliki panjang lima meter.
 
Penemuan tersebut memang tidak terlalu mengherankan, mengingat lokasi tersebut dulunya memang berada di bawah air. Yakni di pusat perairan yang dinamakan Laut Sarmatian. 
 
Peneliti di Institut Arkeologi Akademi Sains Rusia, Sergey Yazikov itu mengatakan, lautan itu akhirnya berubah menjadi daratan. "Lapisan geologis telah naik, dan kerangka ikan paus muncul, meski dulunya berada di dasar laut," kata Yazikov. (Jr.)**
.

Categories:Infotech,
Tags:,