Banjir di Laos Menewaskan 46 Orang dan 97 Lainnya Hilang

Banjir di Laos Menewaskan 46 Orang dan 97 Lainnya Hilang

Banjir di Laos akibat topan Tropis Son-Tinh dan Bebinca. (foto - Twitter)

Vientiane - Banjir akibat topan menerjang Laos yang telah menewaskan sedikitnya 46 orang dan 97 orang lainnya hilang dan empat orang cedera. Sebanyak 11.383 orang telah kehilangan tempat tinggal dan kini berada di tempat pengungsian.
 
Sebanyak 82.460 keluarga terdiri atas 236.188 orang di 79 kabupaten, 14 provinsi dari 18 provinsi di negeri itu, terdampak banjir setelah Topan Tropis Son-Tinh dan Bebinca mengakibatkan hujan deras dari pertengahan Juli sampai pertengahan Agustus.
 
Dilansir Xinhua, Rabu (22/8/2018)  sebanyak 120 sekolah telah rusak, sehingga menimbulkan tantangan bagi dimulainya tepat waktu tahun ajaran baru pada 1 September. Seluas 62.980 hektar sawah dan 41.879 hektar tanaman lain tergenang air, 208 sistem irigasi rusak dan ribuan ternak serta unggas mati.
 
Sebanyak 138 jalan dan 26 jembatan telah rusak, sementara kerugian diperkirakan mencapai lebih 15,8 miliar kip (sekitar 1,9 juta dolar AS). Perhitungan terakhir memperlihatkan, 27 sistem penyaluran air, 26 apotek, 36 kuil, 64 tiang listrik dan bangunan lain juga rusak.
 
Sementara itu, kerugian dan kerusakan masih dilakukan di Kabupaten Sanamxay Provinsi Attapeu, tempat satu bendungan jebol yang mengakibatkan bencana terbesar dalam beberapa dasawarsa. Para pejabat Laos mengatakan, enam dari 13 desa yang terpengaruh benar-benar disapu oleh banjir, yang menewaskan puluhan orang dan membuat banyak orang lagi hilang.
 
Komite itu mengatakan ada kebutuhan mendesak akan tenda, toilet, listrik, air bersih, alat kebersihan, makanan kering, beras dan obat. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,