Shinta Divonis 4 Tahun Terbukti Aniaya Anak hingga Meninggal

Shinta Divonis 4 Tahun Terbukti Aniaya Anak hingga Meninggal

Sidang vonis Shinta Noviana di PN Karawang. (foto - ist)

Karawang - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Karawang mengganjar 4 tahun penjara bagi Shinta Noviana (27). Shinta divonis terbukti bersalah telah melakukan penganiayaan terhadap anak kandung sendiri, Calista (3) hingga meninggal dunia.
 
"Majelis Hakim simpulkan tersangka telah melakukan penganiayaan pada korban, maka unsur kekerasan pada anak telah terpenuhi dan menjatuhkan hukuman pidana selama 4 tahun penjara," kata Humas PN Karawang Diah Rahmawati, Sabtu (25/8/2018).
 
Menurutnya, berdasarkan bukti luka hasil visum RSUD Karawang menunjukkan ada luka siksaan benda tumpul di bagian kepala meski terdakwa sempat menyangkal. "Putusan vonis empat tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Karawang lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni tujuh tahun penjara," katanya.

Seperti diketahui, Shinta melakukan penganiayaan terhadap anaknya sendiri yang masih berusia 15 bulan hingga mengakibatkan koma selama tiga hari. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu 25 Maret 2018.

Kuasa Hukum terdakwa Shinta, Alek Safri Winando menanggapi atas vonis majelis hakim kepada kliennya. "Kami selaku penasihat hukum Shinta keberatan atas putusan 4 tahun penjara, dan kami akan upaya banding dengan alasan Shinta tidak bersalah dan bukan pembunuh Calista anaknya sendiri," katanya.

"Kami menduga, Calista meninggal bukan diakibatkan dibunuh oleh klien kami, namun Calista mengidap penyakit yaitu kejang," kata Alek Safri. Sebelum dibawa ke RSUD Karawang, Calista menderita sakit mata sebelah kiri dan mengeluarkan air mata, dan mengalami kejang-kejang selama 3 kali. (Jr.)**

 

.

Categories:Daerah,
Tags:,