Promosikan Wisata, Para Dubes IMF - World Bank Tiba di Bali

Promosikan Wisata, Para Dubes IMF - World Bank Tiba di Bali

Puluhan duta besar peserta IMF - World Bank tiba di Bali. (foto - ist)

Denpasar - Sebanyak 36 duta besar (Dubes) dan anggota korps diplomatik dari kedutaan besar negara peserta IMF - World Bank Group Annual Meeting 2018 menghadiri acara "Diplomatic Tour Discovering" tiba di Bali.
 
Kehadiran, mereka dalam rangka kunjungan lokasi persiapan penyelenggaraan acara akbar pada Oktober nanti. Acara itu terselenggara melalui inisiasi PT Angkasa Pura I (Persero) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata serta Bank Indonesia.
 
Rangkaian acara yang diselenggarakan dua hari itu, rombongan delegasi mengunjungi sejumlah lokasi yang diagendakan menjadi lokasi tempat pelaksanaan rapat tahunan negara-negara anggota IMF, serta beberapa lokasi wisata.
 
Rombongan delegasi tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Jumat 24 Agustus, disambut di Gedung VIP II oleh panitia penyelenggara. Delegasi diarahkan menuju Hotel Westin di kawasan Nusa Dua, untuk menghadiri briefing, tentang kesiapan Bali selaku tuan rumah penyelenggara. Dilanjutkan kunjungan ke objek wisata Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, sekaligus untuk mempromosikan objek pariwisata di Bali.

Rombongan delegasi menghadiri gala dinner di Hotel Intercontinental Bali Resort, yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur BI Perry Warjiyo, Dirut PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, serta para tamu undangan.

Luhut menjelaskan kesiapan Indonesia serta Bali sebagai tuan rumah IMF-World Bank Group Annual Meeting 2018. "Event ini, akan menjadi forum terbesar dalam pembahasan ekonomi, keuangan dan pembangunan dalam level global. Sebagai tuan rumah, kami siap menyelenggarakan even ini," kata Luhut dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/8/2018).

"Dalam hal kesiapan, progres keseluruhan sudah mencapai tahap 85 persen per tanggal 31 Juli. 15 Persen sisanya termasuk dalam penyelesaian tahap akhir, dan kami yakin bahwa segala proses persiapan akan selesai pada awal bulan depan," kata Luhut.

Luhut juga turut menyampaikan, situasi keamanan dan kondisi alam di Bali kondusif untuk menggelar acara akbar itu. Ia berharap kepada delegasi untuk membawa kabar baik ini kepada peserta rapat dari negara asalnya. Sekaligus para delegasi untuk membantu mempromosikan Indonesia sebagai negara tujuan wisata. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,