Israel Bikin Rudal untuk Menjangkau Seluruh Timur Tengah

Israel Bikin Rudal untuk Menjangkau Seluruh Timur Tengah

Rudal baru Israel yang mampu menjangkau seluruh kawasan Timur Tengah. (foto - Associated Press)

Yerusalem - Israel saat ini tengah mengembangkan sebuah sistem rudal baru, yang mampu mencapai target di mana saja di kawasan Timur Tengah. Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman.
 
Produsen senjata milik negara, Israel Military Industries (IMI) akan memberikan "dalam beberapa tahun" sistem terintegrasi yang canggih, yang memungkinkan serangan yang tepat dengan peluncuran jarak jauh," kata Lieberman dalam sebuah pernyataannya.
 
Dilansir The Times of Israel, Selasa (28/8/2018) Lieberman mengemukakan, kontrak dengan IMI dianggarkan mencapai ratusan juta syikal (Seratus juta syikal setara sekitar 27 juta dolar AS). "Proyek untuk menyiapkan roket presisi dan sistem rudal sedang berlangsung. Sebagian sudah dalam produksi dan sebagian lagi dalam fase akhir penelitian dan pengembangan," tegas Lieberman.
 
"Kami mengakuisisi dan mengembangkan sistem pembakaran presisi yang akan memungkinkan ... pihak militer Israel (IDF), untuk mampu menjangkau setiap titik di wilayah tersebut pada beberapa tahun mendatang".
 
Sementara itu, Ketua IMI Yitzhak Aharonovitch mengatakan persenjataan baru itu akan mencerminkan kemampuan teknologi perusahaan, yang mengkhususkan pada kemampuan untuk menembak secara akurat. Hal itu untuk menyerang di berbagai target darat.
 
Rudal baru itu diyakini akan direncanakan sebagai opsi serangan Israel terhadap gudang senjata kelompok Hizbullah di Libanon, yang kabarnya memiliki lebih dari 100.000 roket jarak pendek dan menengah.

Hal itu akan memungkinkan Israel menembak sasaran Hizbullah dari wilayahnya sendiri. Yakni dengan menggunakan sistem yang lebih tepat daripada tembakan artileri dan lebih aman daripada serangan udara.

Berdasarkan laporan pada Januari di surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, Liberman telah bertemu dengan perwira senior militer Israel. Usai berdiskusi memutuskan untuk membentuk beragam jenis misil lainnya, menjanjikan kenaikan anggaran awal sekitar setengah miliar shekel, dengan potensi produksi yang jauh lebih banyak di tahun mendatang.

Israel dianggap sebagai kekuatan militer terkemuka di Timur Tengah, dan diyakini sebagai satu-satunya negara di kawasan itu yang memiliki senjata nuklir. Analis memprediksi, jumlahnya mencapai ratusan unit, menurut laporan The National Interest.

Sementara para ahli militer asing mengatakan, Israel memiliki beberapa unit rudal balistik Jericho yang mampu mengirimkan hulu ledak nuklir. Pihak IMI mengatakan, tahun 2004 mereka telah menghasilkan rudal jelajah Delilah, dengan jangkauan 250 km (150 mil). IMI juga memiliki serangkaian sistem roket anti-rudal. (Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait