Wanita Korban Penembakan di Dekat GT Pasteur Jalani Operasi

Wanita Korban Penembakan di Dekat GT Pasteur Jalani Operasi

Wanita muda korban penembakan di Dekat GT Pasteur jalani operasi di RSHS Bandung. (foto - rri)

Bandung - Perempuan yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal di dekat Gerbang Tol Pasteur Bandung menjalani operasi, di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Menurut Kepala IGD RSHS Doddy Tavianto, pasien bernama Hani (21) dirujuk ke RSHS dari RS Dustira Cimahi, pada Jumat 31 Agustus.
 
Kondisi Hani saat tiba di RSHS dalam kondisi sadar, namun tekanan darah terus turun dan detak jantung di kisaran 52 dari angka normal 80 sampai 90 hingga 100. Peluru yang menyasar membuat luka dengan diameter sekitar dua centimeter. Proyektil itu memungkinkan masuk hingga sumsum tulang belakang di daerah leher, sebagai pusat pengaturan tekanan darah dan pengaturan detak jantung.
 
"Kemungkinan proyektil tersebut masih ada. Namun kalaupun masih ada, itu hanya serpihannya saja," katanya. Menurutnya, saat ini pihak rumah sakit tengah melakukan tindakan operasi oleh tim bedah saraf dan bedah anastesi.
 
"Kita tidak melihat ada peluru yang utuh. Namun nanti mungkin saat selesai tindakan operasi baru ketahuan, apakah ada serpihan peluru atau yang lainnya. Untuk saat ini belum bisa memastikan peluru masih di dalam atau sudah keluar semuanya," tegasnya.
 
Sementara tindakan di luar operasi yang telah dilakukan untuk menangani korban, memberikan obat untuk meningkatkan detak jantung dan obat untuk meningkatkan tekanan darah. "Kalau tidak ditangani pasti akan jelek akibatnya, karena tensinya turun rendah dan detak jantungnya juga turun rendah," katanya.
 
Seperti diketahui, sebuah mobil Toyota Avanza yang sedang melintas di kawasan Pasteur Kota Bandung ditembak oleh orang tidak dikenal. Seorang penumpang perempuan terkena proyektil di bagian lehernya.
 
Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi pada Jumat 31 Agustus sekitar pukul 04.00 WIB. Di dalam mobil, terdapat lima penumpang dengan pengemudi bernama Salim (30). Awalnya, Salim yang merupakan warga Purwakarta berangkat dengan rombongan dua mobil menuju tempat hiburan di kawasan jalan Dago.
 
Sekitar pukul 01.00 WIB, temannya yang bernama Mahmudi (26) terlibat pertikaian dengan dua orang tak dikenal. Karena menimbulkan ketidaknyamanan, keduanya dilerai oleh petugas parkir. Sepulangnya dari kawasan Dago sekitar pukul 03.30 WIB, mobil Avanza bernopol B 1963 PZY itu diduga ditembak dari arah belakang di dekat gerbang Tol Pasteur.
 
Mobil ditumpangi oleh Salim dan Mahmudi yang duduk di bagian depan. Sedangkan di bagian belakang diisi oleh tiga perempuan, yakni Bela, Mita dan Hani yang duduk di bagian paling kanan. Penembakan menuju sebelah kanan hingga peluru menghujam leher Hani dan menembus pintu kanan mobil. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,