Ledakan Bom Guncang Kafe di Mindanao Filipina Selatan

Ledakan Bom Guncang Kafe di Mindanao Filipina Selatan

Bom meledak di kafe internet kawasan Isulan Pulau Mindanao Filipina Selatan. (foto - AFP)

Manila - Bom meledak di sebuah kafe internet di Filipina Selatan, menewaskan seorang warga dan melukai 15 orang lainnya. Ledakan bom itu merupakan serangan kedua, sebelumnya bom meledak pada Selasa 28 Agustus.
 
Seperti dilaporkan Reuters, Minggu (2/9/2018) tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi di Isulan, sebuah kota di Pulau Mindanao selatan tersebut.
 
Namun pihak militer Filipina menduga, serangan dilakukan Bangsamoro Islamic Freedom Fighters (BIFF). Militer tengah memburu orang-orang di balik serangan itu. "Kemungkinan besar itu masih Bangsamoro Islamic Freedom Fighters (BIFF)," kata seorang komandan divisi tentara, Brigadir Jenderal Cirilito Sobejana.
 
"Tidak ada kelompok yang berani melakukan pemboman dan tidak ada kelompok lainnya yang tertarik untuk membom tanpa alasan," katanya.
 
BIFF juga disalahkan atas ledakan yang menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 30 orang pada Selasa 28 Agustus lalu. Bom itu meledak di depan sebuah kios pakaian yang ada di jalanan kawasan Isulan di Provinsi Sultan Kudarat saat digelarnya festival jalanan.
 
Lokasi ledakan tersebut hanya berjarak 500 meter dari lokasi kejadian saat ini. Mindanao memiliki minoritas Muslim yang besar. Sementara BIFF adalah faksi sempalan kelompok separatis Muslim, yang menandatangani perjanjian damai 2014 dengan pemerintah.
 
Pulau Mindanao merupakan pulau terbesar kedua di Filipina, yang sebagian wilayahnya diselimuti pemberontakan kelompok Maoist dan kelompok separatis selama bertahun-tahun. Situasi rawan konflik di Mindanao membuat aktivitas bandit dan pengaruh kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tumbuh subur. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,