600 Kios Hangus, Kebakaran di Pasar Induk Gedebage Bandung

600 Kios Hangus, Kebakaran di Pasar Induk Gedebage Bandung

Kebakaran di Pasar Induk Gedebage Bandung menghanguskan 600 kios pedagang. (foto - @Muhamad90448578)

Bandung - Kebakaran yang melanda Pasar Induk Gedebage Kota Bandung menghanguskan sekitar 600 kios pedagang yang membuat panik para pedagang, Senin (3/9/2018) petang, meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
 
Kios yang berada di tengah pasar tradisional itu hangus dilahap si jago merah. Api ters merembet ke bangunan kios lainnya, karena kencangnya tiupan angin yang mengarah ke sekitar sumber api.
 
Berdasarkan informasi, sekitar 600 kios dengan luas 3.500 m2 hangus dilahap api. Diduga, api berasal dari pembakaran sampah atau pembakaran bulu ayam dari kios ayam.
 
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DiskarPB) Kota Bandung menurunkan 18 unit mobil pemadam kebakaran. Terdiri atas Pancar Mako Pusat, Water Tanker, Pancar UPT Timur, Pancar UPT Selatan, Unit Rescue, Quick Response dan Unit Komando. Ditambah bantuan 2 Unit Damkar Kabupaten Bandung, 1 Unit Damkar KBB dan 1 Unit Bintang Agung.
 
Menurut Kepala Diskar PB Kota Bandung Ferdi Ligaswara, proses pemadaman sempat terganggu dengan angin kencang, yang mengarah ke  bangunan di sekitarnya. Diakui, air juga cukup sulit diperoleh, sehingga mengambil dari hydrant yang berada di kawasan lain.

Untuk mencegah api merembet kebangunan lain lanjutnya, pihaknya melakukan pemblokiran pada area yang dinilai mudah terbakar. "Intinya kita fokus pada pemadaman secepat mungkin, dan pemblokiran agar tidak merambat ke kawasan lain," katanya.

Mengenai penyebabnya, sejauh ini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan meski muncul berbagai dugaan. Pihaknya menyayangkan pemadaman tidak dilakukan ketika api masih dalam keadaan kecil.

"Tata kelola dan antisipasi kebakaran merupakan tanggung jawab bersama, terutama pengelola bangunan yang menyediakan alat proteksi di tempat strategis. Bukan hanya ada tapi juga mampu mengoperasikan agar api ketika masih kecil dapat ditanggulangi," tegas Ferdi. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,