Begal Mahasiswi STTT Diringkus Satu Tewas Ditembak Mati

Begal Mahasiswi STTT Diringkus Satu Tewas Ditembak Mati

Shanda Puti Denata saat jalani perawatan di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung. (foto - dok)

Bandung - Dua begal terhadap mahasiswi STTT Bandung Shanda Puti Denata,  diringkus anggota Unit 2 Subdit 3 Jatantras Ditreskrimum Polda Jabar. Kedua tersangka pelaku begal tersebut, yakni Yonas Aditya dan Aminatus Solihin alias Ami.
 
Tersangka Aminatus Solihin tewas ditembak mati, karena melawan dan berusaha melarikan saat hendak ditangkap petugas. Ditreskrimum Polda Jabar mengekspos pengungkapan dan penangkapan pelaku di RS Polri Sartika Asih Jalan Moh Toha Bandung.
 
Tersangka Yonas Aditya ditembak kakinya. Tersangka Yonas dihadirkan dalam ekspos tersebut. Selain itu, dihadirkan pula Honda Beat dengan nomor polisi D 5699 KP, yang digunakan tersangka Yonas dan Ami saat melakukan pembegalan.
 
Pelarian Aminatus Solihin, salah satu yang melakukan pembegalan terhadap mahasiswi Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung di Jalan Cikapayang Dago tersebut berakhir, setelah ditembak mati oleh petugas.
 
Polisi terpaksa menembak mati Ami, warga Cihaurgeulis Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung, karena mengecoh petugas dan berupaya kabur. Sedangkan pelaku lainnya Yonas Aditya, asal Desa Rancamanyar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung ditembak kakinya oleh polisi.
 
"Terpaksa diberi tindakan tegas terhadap tersangka Aminatus Solihin karena ia berusaha mengecoh petugas dan melarikan diri," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di RS Sartika Asih Jalan Mohammad Toha Bandung, Rabu (5/9/2018).
 
‎Menurut Kapolda, petugas mengamankan Aminatus pada Selasa 4 September sore, dengan barang bukti ponsel Xiaomi milik korban. Setelah diinterogasi, pembegalan tersebut dibantu temannya, Yonas Aditya.
 
"Sementara Yonas Aditya ditangkap pada Rabu 5 September sekitar pukul 04.00 WIB di rumahnya. Saat Aminatus menunjukkan rumah Yonas, Aminatus berusaha mengecoh dan melarikan diri hingga ditembak mati," tegas Kapolda.
 
Disebutkan, Aminatus berperan sebagai eksekutor sedangkan Yonas sebagai joki. "Untuk menangkap tersangka dalam kasus itu, Polda membentuk tim khusus. Dengan dibantu rekaman CCTV di sekitar lokasi, dapat diidentifikasi kedua pelaku," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,