Bangun Tol Dalam Kota Bandung Dianggarkan Rp 8,4 Triliun

Bangun Tol Dalam Kota Bandung Dianggarkan Rp 8,4 Triliun

Penandatanganan MoU pengembangan Tol North South (NS) - Link dalam Kota Bandung. (foto - Humas)

Bandung - Selain mencanangkan pembangunan TPPAS Regional Lulut - Nambo, Pejabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan juga mencanangkan pengembangan Jalan Tol North South (NS) - Link dalam Kota Bandung.
 
Tol itu untuk mengurai kepadatan di Kota Bandung, serta melengkapi konsep pengembangan jaringan Jalan Tol Kota Bandung terutama pada area dalam kota. Pemprov Jabar bersama mitra strategis, pemilik konsesi Jalan Tol Soreang - Pasirkoja, PT Citra Marga Lintas Jabar dan BUMD PT Jasa Sarana telah melakukan kajian internal.
 
Jalan tol itu akan memberikan alternatif agar dapat mengakomodir pergerakan kendaraan atau lalu lintas dari dan ke pusat Kota Bandung dan kawasan wisata dan residensial, sehingga berdampak positif pada peningkatan ekonomi wilayah perkotaan.
 
Iriawan bersama Direktur PT Citra Marga Lintas Jabar Agus Winarso dan Harangan P Sianipar serta Direktur Utama PT Jasa Sarana Dyah SH Wahjusari menandatangani Nota Kesepahaman, tentang Pencanangan Pengembangan Jalan Tol NS - Link Bandung.
 
Menurut Iriawan, pihaknya secara langsung telah menghubungi Kementerian PUPR terkait progres pembangunan proyek tol tersebut. Sejauh ini proses pengkajiannya sudah dilakukan oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR.
 
"Semua sudah kami lakukan, saya sudah telepon Pak Menteri PUPR kebetulan direspon langsung dan sudah turun ke Dirjen Bina Marga, tentunya ada pengkajian lebih lanjut," kata Iriawan. "Saya ingin ini agar betul-betul terlaksana. Sebab, untuk mengurai kemacetan dan akan ada ikon Kota Bandung yang cukup bagus," lanjutnya.
 
Sementara Direktur Utama PT Jasa Sarana Dyah SH Wahjusari menyatakan, NS - Link hadir sebagai solusi di Kota Bandung. Jalan Tol Dalam Kota sepanjang 14,30 km itu akan dibangun di atas lahan seluas 75.000 meter persegi.
 
Proses pembangunan akan terbagi dalam tiga seksi, yakni Seksi I Pasirkoja - Mohamad Toha sepanjang 7,60 km, Seksi II Mohamad Toha - Gatot Subroto 3,60 km dan Seksi III Gatot Subroto - Surapati 3,10 km. Total investment cost mencapai Rp 8,491 triliun, dengan target konstruksi pada Triwulan IV 2019. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,