Janda 2 Anak Tewas Ditembak Karena Ketahuan Selingkuh

Janda 2 Anak Tewas Ditembak Karena Ketahuan Selingkuh

Naphatorn Kanokasemsophon (23) tersungkur tewas di mobil setelah ditembak kekasihnya. (foto - The Sun)

Pattaya - Seorang  perempuan  muda  tewas  seusai  ditembak  oleh  kekasihnya,  yang  terjadi pada Senin 3 September 2018. Perempuan bernama Naphatorn Kanokasemsophon (23) itu, awalnya hidup mewah di Pattaya Thailand.
 
Seperti dilansir The Sun, Jumat (7/9/2018) sepertinya karena kecantikannya, Naphatorn membuat banyak pria tertarik. Bahkan, seorang wisatawan turis Belanda yang mengaguminya memberinya 700 poundsterling atau sekitar Rp 13 juta per bulan.
 
Sejauh ini, tak jelas berapa banyak yang telah dia terima dari semua kekasihnya. Namun, itu cukup untuk membayar biaya prosedur pembesaran payudara, bedah kosmetik, pakaian dan mobil Honda City di mana ia dibunuh.
 
Kejadian pembunuhan itu sendiri berawal ketika salah satu pacarnya bernama Wallop Huayhongthong mulai mencurigainya. Keduanya dilaporkan telah menjalin hubungan lebih dari satu tahun, tetapi Naphatorn terus menolak lamaran pernikahan pria tersebut.
 
Hal itu pula sepertinya membuat pria tersebut merasa curiga dan terus menguntit gerak-gerik pacarnya. Dari situlah, ia menyadari jika gajinya tak ada apa-apanya dibandingkan dengan uang yang diterima Naphatorn setiap bulan.
 
Selain itu, pria iersebut juga tidak senang pacarnya berhubungan dengan banyak pria lain. Setelah itu, pria tersebut kemudian membeli pistol dari pasar gelap dan mengajak korban untuk bertemu.
 
Berdasarkan isi pesan di ponsel Naphatorn, pria tersebut sepakat tidak akan menghubunginya lagi asal mau bertemu, pada Senin sekitar pukul 03.00 dinihari. Namun, percakapan keduanya tidak berjalan baik.
 
Setelah bertengkar, pria tersebut mengejar Naphatorn dan menghunjani tembakan di bagian kepalanya sebanyak 6 kali. Perempuan itu pun meninggal dunia di mobilnya.
 
"Korban bekerja di Pattaya dan memiliki beberapa kekasih. Ia telah bercerai dan memiliki 2 anak sebelumnya. Pria yang kami identifikasi sebagai tersangka, yakni pacarnya yang telah menjalin hubungan sekitar 1 tahun," kata kolonel polisi Phaitoon Phitaktham.
 
Pelaku kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian dan membuat pernyataan mengejutkan, yakni hanya berniat melubangi kaca depan mobil. Pelaku tak mengaku bahwa dan tak menyadari, korban berada di dalam mobilnya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,