Enggan Disentuh, Perempuan Itu Ditusuk Kekasihnya 4 Kali

Enggan Disentuh, Perempuan Itu Ditusuk Kekasihnya 4 Kali

Dua gambar mengenai perempuan yang ditikam pacarnya empat kali di Sulawesi Tenggara. (foto - Instagram)

Jakarta - Seorang  perempuan  ditikam oleh  kekasihnya, yang diduga karena korban menolak tubuhnya diraba-raba oleh pelaku. Kabar itu viral di media sosial, seperti yang diunggah aun Facebook Watiecool. Empat video itu saling berkaitan, mulai dari awal kejadian.
 
Video pertama menampilkan seorang perempuan yang mengalami luka tusuk di bagian punggungnya. Perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu tampak kesakitan dengan luka yang dialaminya. Ia lalu dibonceng motor untuk mendapatkan pertolongan medis.
 
Dalam video kedua, ia tampak terbaring di rumah sakit. Sejumlah kerabatnya menjenguk perempuan yang ditikam pacarnya tersebut. Di video lainnya, tampak seorang laki-laki dengan telanjang dada berada di bagian belakang mobil, yang diduga milik polisi.
 
Pria tersebut diduga pelaku penikaman perempuan tersebut, yang telah ditangkap polisi. Sedangkan dalam video keempat tampak sebuah ruangan yang di dalamnya terdapat celana pria diduga milik pelaku, pisau dan darah yang berceceran di lantai.
 
"Cowo tikam cewe. Subhanallah, demi menjaga kesuciannya korban ditikam 4 kali di bagian pinggang. Korban ditikam karena tidak mau diraba-raba sm pacarnya. Baru jada pacar aja sudah berani sentuh-sentuh. Enggak dikasih malah main tikam kaya gitu, apalagi kalau sudah nikah...," demikian tulis Watiecool, Selasa (11/9/2018).
 
Dalam keterangannya, Watiecool menyatakan, peristiwa itu terjadi di daerah Sulawesi Tenggara. Namun demikian, belum diketahui pasti kapan peristiwa itu terjadi. Video berisi kasus penikaman itu sendiri viral di media sosial.
 
Netizen pun prihatin ata kejadian yang menimpa perempuan itu. Bahkan ada yang berkelakar tidak ingin pacaran lagi melihat kejadian yang menimpa korban.  "Makanya saya nggak mau pacaran lagi. Pengen langsung nikah aja," sebut netizen. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,