4 Tersangka Curas Ditangkap Satu Perempuan Oknum PNS

4 Tersangka Curas Ditangkap Satu Perempuan Oknum PNS

Empat tersangka curas diamankan di Mapolres Bandung. (foto - prfmnews)

Bandung - Empat tersangka pencurian dan kekerasan (curas) berhasil ditangkap aparat kepolisian, Rabu (12/9/2018). Keempat tersangka sebelumnya melakukan tindak pidana curas di Jalan Raya Kawah Kamojang Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Sabtu 8 September.
 
Berdasarkan keterangan Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan, saat kejadian para tersangka merampas handphone dua orang pasangan yang tengah beristirahat di pinggir jalan.

"Ada dua pasangan muda-mudi parkir di pinggir jalan, lalu didekati mobil berisi empat orang, satu di antaranya wanita. Mereka merampas hp, salah satu dari mereka menggunakan korek yang menyerupai senjata api," katanya. 

Menurut Indra, dari empat tersangka itu salah satunya perempuan. Dalam aksinya, tersangka perempuan bertugas mengambil kunci motor korban. Namun, saat itu terjadi perlawanan hingga terdengar warga. Mereka pun akhirnya melarikan diri membawa hp korban ke arah Garut. 

"Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ibun. Polsek Ibun langsung berkoordinsi dengan Polsek di Garut untuk melakukan penyekatan, karena lokasi kejadian berada di wilayah perbatasan," tambahnya. 

Keempat tersangka akhirnya ditangkap oleh Polsek Samarang Kabupaten Garut. Saat ini, para tersangka diamankan di Mapolres Bandung. Menurut pengakuan para tersangka, seorang tersangka perempuan merupakan PNS di salah satu dinas di Kota Bandung. 

"Tersangka berinisial WD, adalah salah satu oknum PNS yang bekerja di Kota Bandung. Kami masih koordinasi dengan pimpinannya. Rencananya besok penyidik akan ke sana untuk mengetahui dengan jelas tentang status WD, apakah PNS aktif atau bukan," tegasnya. 

Polres Bandung saat ini masih mendalami motif para tersangka melakukan tindak pidana curas. "Kita dalami motifnya, karena dilihat dari kendaraannya mereka menggunakan roda empat, mungkin dari kalangan berada. Kita dalami, apakah motif ekonomi atau bukan," katanya. Polisi mengamankan barang bukti antara lain satu unit mobil Ayla warna abu, pisau lipat, satu buah kapak dan pistol mainan korek api.

Akibat perbuatannya, keempat tersangka terancam hukuman kurungan maksimal 15 tahun penjara. "Mereka dikenai Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,