Anggota DPRD Mataram Kena OTT Dana Rehabilitasi Gempa

Anggota DPRD Mataram Kena OTT Dana Rehabilitasi Gempa

Anggota DPRD Mataram terkena OTT dana rehabilitasi gempa jadi tersangka dan ditahan. (foto - ist)

Mataram - Salah seorang anggota DPRD Kota Mataram, Muhir kena operasi tangkap tangan (OTT) jatah proyek rehabilitasi SD dan SMP pascagempa senilai Rp 4,2 miliar. Diduga, ia meminta jatah Rp 30 juta. Kejaksaan Negeri Mataram menetapkan Muhir sebagai tersangka dan menahannya.
 
"Untuk memudahkan proses penyidikan, Muhir yang telah ditetapkan sebagai tersangka resmi kita tahan mulai hari ini hingga 20 hari ke depan di Lapas Mataram," kata Kajari Mataram I Ketut Sumadana di Mataram, Jumat (14/9/2018).
 
Berdasarkan informasi, Muhir adalah politikus Partai Golkar, yang berasal dari daerah Pemilihan Mataram IV yaitu Cakranegara. Pria kelahiran Karang Kemong 12 Mei 1975 itu tinggal di Jalan TGH Arsyad 117 Karang Kemong Cakranegara Barat. Memiliki seorang istri dengan tiga orang anak.
 
Muhir menamatkan pendidikan sekolah dasarnya di SDN 3 Karang Jangkong tahun 1989. Lalu melanjutkan Pendidikan menengah pertamanya di SMPN 1 Cakranegara tahun 1992. Pada 1995, ia  menyelesaikan pendidikannya di SPK Yarsi Mataram, dan yang terakhir lulus dari STIKES Yarsi Mataram tahun 2009.
 
Pengalamannya berorganisasi antara lain sebagai pengurus DPD Partai Golkar Kota Mataram tahun 2010-2015, dan sebagai pimpinan kecamatan Partai Golkar tahun 2010-2015.
 
Sebelum terpilih sebagai anggota DPRD Kota Mataram periode 2014-2019, ia pernah bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit Islam Siti hajar dan sebagai dosen di Stikes Yarsi Mataram.
 
Pada Pemilu Legislatif lalu, Muhir berhasil meraih peringkat pertama perolehan suara untuk dapil Mataram 4 pada pemilu legislatif 9 April 2014, yaitu sebesar 2.035 suara sah. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,