Wisma Mr Classic Disegel Usai Pembunuhan Pemandu Karaoke

Wisma Mr Classic Disegel Usai Pembunuhan Pemandu Karaoke

Wisma Mr Classic, lokasi Ayu Sinar Agustin (25) warga Patebon Kabupaten Kendal tewas tergeletak di kamar. (foto - ist)

Semarang - Wisma Mr Classic akhirnya disegel oleh pengelola Resos Argorejo. Di wisma itu seorang pemandu karaoke, Ayu Sinar Agustin (25), warga Patebon Kabupaten Kendal tewas tergeletak di kamar. Saat ditemukan korban dalam keadaan tanpa busana yang tertutup selimut.
 
Berdasarkan keterangan pihak pengelola, wisma disegel karena nekat menerima tamu di atas jam 23.00 WIB, dan penghuni tidak melaporkan mengenai kartu tanda penduduk (KTP) tamu.

"Kita segel sebulan karena sudah melanggar aturan Resos. Selain itu korban yang kerja di resos itu tidak mempunyai kartu keanggotaan Sunan Kuning," kata pengelola Resos Argorejo Suwandi Eko Putranto, Selasa (18/9/2018).

Menurut Suwandi, aturannya tamu yang memesan kamar di atas pukul 23.00 WIB wajib melaporkan identitasnya (KTP) kepada pihak keamanan resos. Selain itu korban tidak pernah sekalipun ikut proses pembinaan dan wajib lapor kepada pihaknya.

"Dia juga melanggar aturan, namanya tidak terdaftar dan tidak pernah ikut program pemeriksaan VCT dan pelatihan kewirausahaan," tegas Suwandi.

Seperti diketahui, seorang pemandu karaoke bernama Ayu Sinar Agustin, warga Patebon Kabupaten Kendal tewas tergeletak di kamar wisma Mr Classic Argorejo Gang 3. Saat ditemukan korban dalam tanpa busa tertutup selimut. Tercium bau minyak solar.

Menurut keterangan saksi petugas kebersihan wisma, Nur mengaku curiga melihat satu kamar tidak terkunci. Dia pun langsung mencoba membuka pintu. "Kaget saya saat melihat posisinya terlentang dan telanjang, saya enggak berani ngecek," katanya.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Doni Listianto mengatakan, sejauh ini petugas masih melakukan pemeriksaan. Dari keterangan saksi bahwa korban tidak ditemukan tanda penganiayaan.

"Korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Namun hingga kini masih mengupayakan olah tempat kejadian perkara dengan anjing pelacak. Untuk barang korban juga belum ditemukan hilang," kata Doni. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,