Puluhan Rumah di Rangkasbitung Tergenang Banjir

Puluhan Rumah di Rangkasbitung Tergenang Banjir

Puluhan Rumah di Rangkasbitung Tergenang Banjir

Lebak - Puluhan rumah di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, kembali tergenang banjir dengan ketinggian antara 50-60 centimeter setelah hujan deras mengguyur daerah itu selama 3,5 jam.

Berdasarkan pantauan, Selasa (25/11/2014), menunjukan sekitar 65 rumah warga di lingkungan RW 10 Kampung Pasir Kongsen Kelurahan Muara Ciujung Timur Rangkasbitung tergenang banjir.

Selain itu, juga sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan Sunan Kalijaga, Sunan Bonang, Dewi Sartika, Multatuli, dan Hardiwinangun terendam banjir.

Penyebab banjir tersebut akibat gorong-gorong saluran air ke permukiman warga dan jalan protokol sudah menyempit sehingga air tidak berjalan lancar.

"Kami berharap pemerintah daerah segera membangun saluran air yang lebih representatif sehingga dapat mengatasi genangan banjir itu," kata Elas, warga Pasir Kongsen Rt03/Rw 10 Kelurahan Muara Ciujung, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Ia mengatakan, selama ini permukiman warga menjadi langganan genangan banjir jika hujan deras di atas dua jam.

Sebab saluran air kondisinya sudah menyempit yang ada di sekitar Jalan Sunan Giri, sehingga tidak mampu menampung air.

Di samping itu, juga drainase air yang ada di atas saluran air berubah menjadi halaman rumah warga.

Dengan demikian, kata dia, jika hujan deras saluran air tidak berjalan maksimal akibat adanya bangunan halaman rumah itu.

"Kami minta bangunan rumah yang ada di atas saluran air sebaiknya dibongkar," ujarnya.

Begitu pula, Lala, warga Pasir Kongsen Kelurahan Muara Ciujung Timur Rangkasbitung mengaku rumahnya sudah biasa tergenang banjir jika hujan turun satu sampai tiga jam.

Penyebab genangan banjir itu karena saluran air mampet dan tidak berjalan lancar pada saluran air.

Karena itu, pihaknya berharap saluran air tersebut dilakukan perbaikan dengan membuat gorong-gorong yang lebih besar sehingga bisa menampung air hujan.

"Kami yakin dengan gorong-gorong besar itu sehingga saluran air hujan berjalan lancar dan dipastikan tidak menggenangi permukiman maupun ruas jalan protokol," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan Kabupaten Lebak, Saefullah mengatakan, genangan banjir di permukiman Pasir Kongsen dan sejumlah ruas jalan protokol akibat drainasi sudah tidak layak menampung air hujan deras.

Selain itu, juga saluran air banyak ditemukan sampah sehingga petugas melakukan pembersihan agar saluran air berjalan.

"Saya kira satu-satunya untuk mengatasi genangan air itu adalah dengan dibangun infrastuktur drainase," katanya. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,