ACT Mencatat Korban Tewas Gempa Palu Capai 1.203 Orang

ACT Mencatat Korban Tewas Gempa Palu Capai 1.203 Orang

Potret kesedihan seorang ibu di Palu setelah rumah dan anggota keluarga lainnya hilang. (foto - HuffPost UK)

Jakarta - Lembaga  nirlaba  Aksi  Cepat  Tanggap  (ACT)  mencatat,  korban  tewas  akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala sudah mencapai 1.203 orang. Berdasarkan laporan situasi terkini, korban paling banyak yang meninggal berasal dari Kelurahan Petobo Palu Sulawesi Tengah mencapai 700 orang.
 
Pengumuman itu berdasarkan data pada Senin (1/10/2018) pukul 05.00 WIB. Rumah Sakit Undata Palu juga menampung korban meninggal terbanyak, yakni 201 orang. ACT juga mencatat 540 orang terluka, tersebar di berbagai titik. Paling banyak dirawat di RS Wirabuana mencapai 184 orang.
 
Humas ACT Lidya Khaerani Hestya membenarkan keterangan itu setelah resmi dikeluarkan lembaganya. Mereka mencatat, sebanyak 46 orang masih hilang. Sedangkan jumlah pengungsi di Kota Palu diperkirakan mencapai 16.732 jiwa, dan tersebar di 123 titik menurut data per 30 September.
 
ACT menyatakan, hingga saat ini komunikasi masih lumpuh karena listrik padam. Hal itu juga membuat pendataan dan pelaporan dampak gempa sulit dilakukan dengan cepat. Dari tujuh gardu induk PLN, hanya 2 gardu yang telah kembali beroperasi.
 
Oleh karena itu, para pengungsi dan korban membutuhkan bantuan berupa bahan bakar minyak, solar maupun premium. Masyarakat Palu-Donggala juga membutuhkan genset, alat penerangan, tenda pengungsian, terpal, tenda, selimut, kasur lipat.
 
Selain itu, pengungsi membutuhkan bahan makanan, air bersih dan minum, makanan bayi, dapur umum dan obat-obatan. Korban meninggal juga membutuhkan kantong jenazah dan kain kafan. Data ACT tersebut menampilkan jumlah korban yang lebih besar dari data yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).
 
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan, jumlah korban tewas kemarin sebanyak 832 orang. Sementara korban luka ratusan orang dan pengungsi mencapai belasan ribu orang. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,