Pasar Sederhana Bandung Kebakaran, Ratusan Kios Hangus

Pasar Sederhana Bandung Kebakaran, Ratusan Kios Hangus

Kebakaran Pasar Sederhana di Jalan Jurang Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. (foto - Twitter)

Bandung - Pasar  Sederhana  yang  berada di  Jalan  Jurang  Kelurahan  Pasteur  Kecamatan Sukajadi  Kota Bandung ludes terbakar, Jumat (5/10/2018) malam. Belum diketahui pasti berapa kios (los) yang terbakar, namun kantor pasar pun turut hangus.
 
Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, sejumlah pedagang tampak berupaya menyelamatkan barang-barang dagangannya. Sejumlah petugas dan mobil pemadam kebakaran sudah berada di lokasi, bersama pedagang berusaha memadamkan api.
 
Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, pertamakali mereka tahu ada kebakaran sebelum pukul 22.00 WIB. Mereka langsung mendatangi pasar dan mengamankan barang dagangannya dari kios bersama kerabat dan karyawannya.
 
"Sekitara pukul 10.00 kondisi masih memerah, sedangkan api dengan cepat merembet ke kios yang ada di sekitarnya. Sebagian pedagang ada yang sudah mengamankan barangnya, namun sebagian lagi ludes dilalap si jag merah.
 
Bahkan, kantor pasar pun dikabarkan ikut terbakar. Kantor PDAM yang berada di sebelah kantor pasar, kemungkinan besar turut tersambar api. "Lokasi apin berada di tengah pasar. Di situ ada beragam pedagang, karena tidak diblok-blok, sehingga bercampur. Ada yang jualan ikan, sayuran, plastik bahkan kosmetik," katanya.
 
Sebagian besar kios di Pasar Sederhana tutup pukul 16.00 WIB. Namun, ada pedagang yang tetap menggelar dagangannya sampai malam. Malah, ada salon yang buka 24 jam. "Ratusan jongko pasti terkena api," katanya.
 
Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Ferdy Ligaswara mengatakan, pihaknya mendapat laporan kebakaran pada pukul 21.40 WIB. Di bawah 15 menit, petugas langsung tiba di lokasi kejadian.
 

"Kami mengerahkan 16 unit pancar, 3 unit komando dan dibantu oleh PMI dan Dinkes serta PLN. Objek yang terbakar los belakang (los A) atas dan bawah. Sumber api masih dalam proses penyelidikan," katanya.

 

 

Menurutnya, petugas damkar dibagi ke dalam tiga grup. Pertama bertugas memadamkan api secepat mungkin, karena bangunan satu dan lainnya terintegrasi yang penuh dengan material yang mudah terbakar. Tim kedua pemblokiran atau penyekatan, untuk melakukan isolasi terhadap titik kebakaran.

"Tim ketiga evakuasi barang yang masih bisa dievakuasi. Terutama evakuasi nyawa. Sementara itu belum ada laporan adanya korban, mudah-mudahan tidak ada. Tim kami sudah masuk ke ring titik api," katanya.

Secara umum, Ferdy mengaku tidak menemui kendala dalam memadamkan api, karena Pasar Sederhana berada di antara jalan besar. "Hidran juga tidak terlalu jauh. Sedikit kendala hanyalah banyaknya material yang mudah terbakar," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema menyatakan, pihaknya melakukan upaya preventif, berupa pengamanan agar tak terjadi penjarahan toko. Polisi  masih memerlukan pendalaman guna memastikan penyebab kebakaran.

"Sejauh ini, kami juga masih menunggu proses pemadaman api dari petugas kebakaran. Tim Inafis dari Polda Jawa Barat juga sudah kami minta untuk datang ke lokasi," katanya.

Polisi  juga sudah melakukan rekayasa lalu lintas agar mobil damkar dapat mengakses Pasar Sederhana dengan mudah. "Kami imbau kepada masyarakat yang tidak kepentingan untuk menghindar dari lokasi dan berikan kesempatan kepada pemilik toko untuk mengamankan barangnya," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,