Perampok 212 Mart di Tangerang Ditembak Karena Melawan

Perampok 212 Mart di Tangerang Ditembak Karena Melawan

Pelaku perampokan (jongkok) minimarket 212 Mart Jalan Pajajaran Raya Bencongan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang. (foto - ist)

Tangerang - Pelaku perampokan minimarket 212 Mart yang berada di Jalan Pajajaran Raya Bencongan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang ditangkap polisi. Pelaku bernama Ranandar alias Kiting (22) ditembaks lantaran melawan dengan celurit.
 
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan rekaman close circuit television (CCTV) di lokasi, polisi mengidentifikasi dua pelaku perampokan minimarket 212 adalah Ranandar dan Gilang (22).
 
Kedua pelaku saat beraksi pada Kamis 4 Oktober menodongkan senjata tajam dan senjata api ke para karyawan minimarket. Mereka dikumpulkan ke dalam gudang hingga para pelaku leluasa menggasak uang, handphone dan sejumlah barang berharga di toko.
 
"Kita dapat informasi, salah satu tersangka (Ranandar) berada di Jalan Mataram Bencongan, lalu dilakukan penyergapan. Namun, saat akan ditangkap tersangka berupaya melawan dengan mencabut celurit dari dalam bajunya hingga terpaksa dilumpuhkan," kata Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho Hadi, Minggu (7/10/2018).
 
Menurut pengakuan Ranandar, polisi bergerak memburu pelaku Gilang ke daerah Jati Uwung Uwung Jaya Cibodas Kota Tangerang. Namun, saat personel anti-bandit "Tim Vipers" tiba, Gilang telah kabur lebih dulu meninggalkan lokasi. "Tersangka kedua masih dalam pengejaran," tegas Alex.
 
Menurutnya, sebelum melakukan perampokan, Ranandar dan Gilang telah menentukan jika minimarket 212 adalah target sasarannya. Kedua pelaku lalu menyiapkan sebilah celurit dan satu buah korek api gas yang menyerupai senjata api pistol.
 
"Tersangka Ranandar yang menodongkan senjata api (korek api gas) kepada karyawan toko dan mengurung mereka ke dalam gudang. Sedangkan Gilang bertugas mengambil barang-barang di toko," katanya.
 
Kedua pelaku berhasil membawa lari uang tunai senilai Rp 4,5 juta, 3 unit handphone milik 3 karyawan toko serta barang-barang toko. Secara keseluruhan, nilainya mencapai sekitar Rp 11 juta. (Jr.)**
.

Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait