Pedagang Dilarang Berjualan di Area Bekas Pasar Terbakar

Pedagang Dilarang Berjualan di Area Bekas Pasar Terbakar

Sejumlah pedagang Pasar Sederhana menjajakan dagangan di area bekas kebakaran. (foto - ist)

Bandung - Untuk sementara ini para pedagang Pasar Sederhana di Jalan Jurang Bandung dilarang berjualan di area bekas kebakaran. Tim kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi bekas kebakaran, guna mengetahui pasti penyebab kebakaran.
 
"Sejauh ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami imbau kepada para pedagang untuk tidak berjualan di area bekas kebakaran," kata Kapolsek Sukajadi Kompol Sarce Christiati, Senin (8/10/2018).
 
Menurut Sarce, pihaknya tak dapat memastikan sampai kapan pedagang dilarang berdagang di area bekas terbakar. Pasalnya, tahap penyelidikan kebakaran pasar dari pihak kepolisian masih terus dilakukan.
 
"Saya meminta kepada para pedagang untuk memberi waktu kepada beberapa pihak, mungkin DPRD, Pemkot atau kepolisian untuk melakukan tugasnya di area kebakaran tersebut," katanya.
 
Meski garis polisi masih terpasang di lokasi, sejumlah pedagang tetap menjajakan dagangannya, Antara lain, pedagang daging ayam, ikan hingga tempe yang masih bertahan. Mereka tetap berjualan meski di sekitarnya ada kios dan jongko yang gosong dan masih belum dibersihkan.
 
Sejumlah pembeli pun ramai mendatangi kios dan jongko yang tetap buka di area bekas kebakaran. Mereka seolah tak peduli dengan bau tak sedap di sekelilingnya, seperti bau plastik terbakar yang masih tercium.
 
 
Sarce menjelaskan, ia telah memberikan pengertian kepada para pedagang yang memaksakan diri untuk berjualan dengan melanggar garis polisi ada ketentuan hukumnya. "Kami lakukan pencegahan. Kalau police line dilanggar ada ketentuan hukumnya. Mulai besok ini semua tenda ini harus dibongkar," katanya.
 
Namun demikian, pada siang harinya beberapa pedagang yang sempat berjualan langsung membereskan barang dagangannya. Mereka langsung menutup kios dan jongko yang sempat dibuka untuk berjualan.
 
 
Menurut Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DKPB) Kota Bandung, kios yang terbakar berjumlah sekitar 395 kios, dengan luas area keseluruhan sekitar 9.205 meter persegi. Sebanyak 17 unit damkar dikerahkan ke lokasi kebakaran, untuk menjinakkan si jago merah saat itu. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,