Seragam Siswa Perempuan Inggris Pancing Aksi Pelecehan

Seragam Siswa Perempuan Inggris Pancing Aksi Pelecehan

Para siswa perempuan di Inggris. (foto - Getty Images)

London - Survei  terbaru  dari  Plan  International  UK  menyatakan,  seragam  pelajar  perempuan di Inggris memancing terjadinya pelecehan. Sepertiga perempuan di Inggris pun mengaku, mereka telah dilecehkan secara seksual saat masih berseragam sekolah

Seperti dilansir The Straits Time, Selasa (9/10/2018) di Inggris hampir seluruh pelajar menggunakan seragam. Responden survei tersebut melaporkan, mereka sering '"digodain dan disiuli". Satu dari tujuh responden mengatakan, mereka pernah dikuntit ke rumah saat menggunakan seragam.

Sejumlah siswa mengatakan, para pria kerap mengambil gambar mereka saat menggunakan rok pendek. Hal tersebut dirasa dapat merangsang para lelaki. Ffion (25) teringat pelecehan yang datang saat ia duduk di bangku SMA.

"Saya tidak pernah mengalami pelecehan seksual sebelumnya. Hingga para lelaki meminta untuk foto bersama saya menggunakan seragam. Itu sangat mengerikan. Sebelum itu, dalam perjalanan pulang sekolah saya merasa sangat takut," katanya.

Penelitian tersebut mengumpulkan 1.000 gadis dan wanita berusia 14 hingga 21 tahun. Selain itu, para peneliti juga melakukan wawancara dengan wanita muda dan akademisi. Sekitar 8 persen responden mengatakan, mereka difilmkan atau difoto oleh orang yang tidak mereka kenal.

Banyak gadis mengatakan, mereka merasa pelecehan adalah sebuah bagian dari pertumbuhan. Plan International UK sendiri menyebutkan, pelecehan jalanan sebagai bentuk "kekerasan berbasis gender".

Hal tersebut telah mendorong kampanye publik untuk mengkomunikasikan, bahwa pelecehan semakin marak serta pelatihan pengamat untuk mengajarkan saksi bagaimana cara aman. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,