Tujuh Tempat Hiburan Malam Ilegal di Bekasi Disegel Petugas

Tujuh Tempat Hiburan Malam Ilegal di Bekasi Disegel Petugas

Penyegelan tempat hiburan malam ilegal yang berada di kawasan Ruko Union Lippo Cikarang Kabupaten Bekasi. (foto - ist)

Bekasi - Petugas gabungan terdiri atas polisi, TNI dan Satpol PP melakukan penyegelan terhadap tujuh tempat hiburan malam ilegal yang berada di kawasan Ruko Union Lippo Cikarang Kabupaten Bekasi.
 
Menurut Kasat Satpol PP Kabupaten Bekasi Hudaya, penyegelan tempat hiburan malam ilegal merupakan bentuk penegakan Perda Nomor 3 Tahun 2016 Pasal 47, tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan bahwa tempat hiburan malam ilegal dilarang beroperasi di Kabupaten Bekasi.
 
"Diketahui, saat ini ada 19 tempat hiburan malam ilegal di kawasan ruko Union Lippo Cikarang. Namun baru tujuh tempat yang kita segel. Sedangkan sisanya menyusul akan disegel," kata Hudaya di Bekasi, Selasa (9/10/2018).
 
Tak ada perlawanan yang diberikan pihak pengelola tempat hiburan malam itu saat pihaknya melakukan penyegelan. "Waktu kami segel, seluruh pemilik tempat hiburan malam ilegal itu tidak melakukan perlawanan," katanya.
 
Hudaya menyatakan, tempat hiburan malam yang beroperasi di Kabupaten Bekasi hampir seluruhnya ilegal. Namun, masyarakat lebih menyoroti keberadaan tempat hiburan yang berada di ruko Union, lantaran diduga menyediakan layanan esek-esek.
 
Sementara itu, para pemilik tempat hiburan malam ilegal mengaku kecewa atas penyegelan tempat usaha mereka. Para pemilik beralasan, banyak dari pekerja mereka yang kehilangan mata pencaharian pasca penyegelan.
 
"Kasihan banyak pekerja jadi kehilangan penghasilan. Bagaimana kehidupan mereka ke depannya nanti," kata Muklis, selaku perwakilan pemilik tempat hiburan malam ilegal yang disegel petugas.

Ia mengaku, kebanyakan para tamu yang datang ke lokasi hiburan merupakan pekerja WNA, seperti Korea, Jepang, India, Taiwan dan Cina. Oleh karena itu, pihaknya akan mengambil langkah hukum demi membuka kembali tempat usaha mereka.

"Kami akan ambil langkah hukum. Di Kabupaten Bekasi banyak tenaga kerja asing yang singgah di tempat kami. Jadi akan kami upayakan untuk bisa kembali beroperasi," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,